Palembang, sumselupdate.com – Diera pertumbuhan remaja saat ini takkan bisa dilepaskan dengan perkembangan teknologi terutama dalam ruang digital.
Tak jarang, para generasi Z ini menjadi kelompok usia yang paling rentan menjadi korban gangguan kesehatan mental yang muncul akibat penggunaan ruang digital tidak pada yang seharusnya mereka cerna.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Sumsel menghelat kegiatan Seminar Kesehatan Mental Remaja yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkara ke-72.
Kegiatan yang berlangsung di The Sultan Convention Center di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat (IB)-1, Rabu (4/9/2024) pagi ini diikuti ratusan peserta
Dalam seminar ini, melibatkan para pelajar utusan dari 32 SMA-SMK di Kota Palembang termasuk ibu-ibunya Bhayangkari Polda Sumsel.
Seperti yang disampaikan Dir Binmas Polda Sumsel, Kombes Pol Sofyab Hidayat,SIK seminar kali ini menghadirkan sejumlah pembicara.
Baca juga : Waspadai Tindak Kejahatan Siber Lewat Email Palsu!
Di antaranya Novita Tantri,S.Psi (psikolog remaja) dan Kasubdit V Tipis Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel l, Kompol Rizka Aprianti,SH,SIK.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo,SIK yang memberikan penjelasan panjang lebar terkait dampak dari kejahatan siber di era digital yang dialami Generasi Z.
“Saat ini dengan mudahnya kita berselancar ke dunia maya, perlu bijak lakukan kegiatan bernilai positif dsn bermanfaat. Bukan sebaliknya memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk hal-hal negatif,” imbuh Kapolda.
Baca juga : Waspada, Tahun 2023 Kejahatan Siber Meningkat Data Pribadi Jadi Sasaran
Sebagai perwira polisi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Tipid Siber Bareskrim Polri, Rachmad mengakui tahu betul seluk-beluk kejahatan dunia siber.
Sementara, itu Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Awaluddin,S.Pd.M.Si yang hadir menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan seminar kali ini.
“Diharapkan ini akan menambah wawasan bagi anak-anak kita terutama pelajar SMA dan SMK. Agar berhati-hati dalam memanfaatkan kecanggihan tekhnologi informasi seperti saat ini,” imbuhnya. (**)











