London, Sumselupdate.com — Presiden Iran Ebrahim Raisi dipastikan tewas setelah helikopter yang ditumpanginya jatuh di wilayah pegunungan Iran utara, dekat perbatasan dengan Azerbaijan, pada Senin (20/5/2024).
Selain Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan tujuh orang lainnya, termasuk awak kapal, pengawal, serta pejabat politik dan agama, juga dikonfirmasi tewas.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menugaskan Wakil Presiden Mohammad Mokhber untuk menjalankan tugas sementara menjelang pemilu dalam waktu 50 hari.
Sedangkan Ali Bagheri, yang pernah menjadi negosiator nuklir terkemuka di negara itu, ditunjuk sebagai penjabat menteri luar negeri.
Pihak berwenang Iran pertama kali memberikan peringatan pada Minggu sore ketika mereka kehilangan kontak dengan helikopter Raisi saat terbang melalui daerah pegunungan yang diselimuti kabut di wilayah Jolfa di provinsi timur Azerbaijan.
Raisi sebelumnya bertemu dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di perbatasan untuk meresmikan proyek bendungan bersama.
Dalam perjalanan pulang, hanya dua dari tiga helikopter dalam konvoinya yang mendarat di Kota Tabriz, memulai upaya pencarian dan penyelamatan besar-besaran.
Beberapa pemerintah asing segera menawarkan bantuan. Saat matahari terbit pada hari Senin, kru penyelamat mengatakan mereka telah menemukan helikopter Bell 212 yang hancur, tanpa ada yang selamat di antara sembilan orang di dalamnya.
Saluran televisi pemerintah IRIB melaporkan bahwa helikopter tersebut menabrak gunung dan hancur akibat benturan tersebut.(bsc)











