Palembang, Sumselupdate.com – Menghilangnya Junita (24) calon pengantin yang tinggal di Jalan Husin Basri Perum GSI 7 Blok P.19, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang menjelang hari pernikahannya, hingga kini masih menyimpan misteri.
Belakangan diketahui jika Junita disebut tak pulang lagi ke rumahnya sejak Minggu (26/11/2023), padahal rencana pernikahannya itu akan dilangsungkan Minggu (3/12/2023) besok.
Orang tua Junita, Lina menceritakan persiapan pernikahan putrinya itu sudah sampai menyebarkan undangan termasuk sewa perlengkapan pernikahan seperti tenda dan pakaian pengantin.
“Tapi karena masalah ini kami terpaksa menunda pernikahannya,” ucap Lina saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (2/12/2023).
Pembatalan yang secara mendadak ini juga diakui Lina akan disampaikan ke pihak pengantin pria yang diketahui bernama SP asal Muara Kuang, Ogan Ilir.
Baca Juga: Polda Sumsel Gelar Perkara Kasus Dugaan Penelantaran Anak Mantan Bupati Banyuasin
“Kami mau ngomong kalau acara ini mau ditunda dulu. Keluarga sedang mencari keberadaan Junita, ” katanya.
Meski begitu, Lina mengakui jika keluarga besarnya dan calon besannya sangat berharap jika Junita tetap dalam kondisi selamat.
“Kami berharap semoga Junita bisa ketemu dengan keadaan selamat,” ujar Lina
Di balik teka- teki menghilangnya Junita sepekan menjelang pernikahan itu, ternyata Junita sempat berkomunikasi dengan sang adik Yadi (19) yang mengaku mendapat pesan singkat SMS dari Junita pada Senin (27/11).
Dalam pesan yang diterima itu, Junita meminta pihak keluarganya untuk tidak mencarinya dengan alasan ingin menenangkan diri.
Baca Juga: Todong Sopir dan Kernet Truk Saat Bongkar Muat Barang, Arfani Tak Berkutik Diringkus Unit Ranmor
Yang mengejutkan adalah, kepergian Junita semata-mata diduga ingin membatalkan pernikahannya bersama SP yang diketahui telah berpacaran selama 5 tahun terakhir.
“Dek omongi mamak ngak usah cari ayuk, ayuk dakpp masih baik baik kok. Pokonya acara ini tetap akan ku batalkan. Nanti kalau aku lah tenang aku balek. Masalah uang laki-laki itu yang sudah pernah aku pakai nanti aku gantikan,” ujar Lina menerangkan isi pesan yang dikirim Junita.
Terungkap pula, sosok Junita di mata keluarga yang terbilang pendiam, bahkan disebut pada Jumat (24/11) lalu melihat gelagat Junita yang ingin menyampaikan sesuatu namun tak disampaikan. “Kayak nak ngomong tapi dak disampaikan,” ucap dia.
Sebagaimana diketahui hilangnya Junita sudah dilaporkan ke Polsek Sako Palembang tercatat Nomor L/Gangguan/B/3/XI/2023/PolsekSako/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel pada Kamis (30/11) yang diterima dan ditandatangani oleh Kepala SPKT Polsek Sako Aipda M Wahyu Prasetya SH.
“Memang benar ada laporannya, informasinya mau melangsungkan pernikahan,” ucap Kapolek Sako Palembang AKP Sulis Pujiono.
Dijelaskan Kapolsek, Junita memilik ciri-ciri berbadan sedang dengan berat badan 50 kilogramdengan kulit putih, serta tinggi badan sekitar 160 sentimeter.
“Menurut penjelasan orang tuanya, terakhir Junita berpamitan keluar rumah untuk bekerja pada Minggu (26/11) pagi sekitar 10.30 WIB,” ucap Kapolsek Sako.
Di mana, Junita disebut pergi keluar rumah dengan mengenakan sepeda motor Honda BeAt warna biru putih dengan nomor polisi BG 2374 ACY.
Disebut pula terakhir keluar rumah, Junita mengenakan pakaian berupa baju lengan panjang warna abu-abu, dengan celana jeans biru abu-abu, dan jilbab biru tua.
“Tapi kata orang tua Junita, pada Senin (27/11) calon suaminya anaknya itu berinisial SP sempat menghubunginya menjelaskan kalau dia sempat menjemput Junita pulang kerja dan mengajak makan di salah satu rumah makan di dekat TPU Borang,” kata Kapolsek.
Namun, SP disebut sempat meninggalkan Junita di rumah makan tersebut untuk mengembalikan sepeda motor temannya yang dipinjamnya. “Dari saat itu Junita menghilang,” ucap Kapolsek. (**)











