DPR Dukung Kemlu Segera Evakuasi WNI di Sudan

Selasa, 25 April 2023

Jakarta, Sumselupdate. com- Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar Christina Aryani mendukung penuh langkah pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengevakuasi WNI di Sudan, menyusul konflik bersenjata di wilayah tersebut.
Christina berharap proses evakuasi berjalan lancar dan aman sampai tiba di tanah air dalam keadaan selamat.

“Keputusan evakuasi menjadi langkah tepat untuk situasi yang terus memburuk di Sudan saat ini. Sama halnya negara lain yang mulai mengevakuasi warganya kita berharap WNI kita yang akan keluar dari Sudan bisa selamat sampai tiba di tanah air,” kata Christina di Jakarta, Senin (24/4).

Read More

Menurut dia, berdasarkan komunikasi dengan Dirjen Protokoler Konsuler Kemenlu RI, proses evakuasi dilakukan melalui jalan darat dari Khartoum ke Pelabuhan Sudan dengan jarak sekitar 1.200 km.

Selanjutnya WNI akan menyebrang menggunakan kapal menuju Jeddah, lalu diterbangkan dari Jeddah ke Jakarta. “Proses ini tentu tidak mudah. Kita doakan semua berjalan lancar, tidak ada hambatan berarti khususnya dalam perjalanan menuju pelabuhan Sudan,” katanya.

Berdasarkan data sementara Kemenlu RI, tercatat 850 WNI yang akan dilakukan evakuasi. Mayoritas WNI di Sudan adalah mahasiswa.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri masih melakukan berbagai persiapan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Ibu Kota Sudan imbas konflik bersenjata di sana.

“Terkait WNI di Sudan, Pemerintah RI sedang terus bekerja mempersiapkan evakuasi,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Judha Nugraha, Minggu (23/4).

Kendati demikian, Judha tidak menjelaskan secara detail soal rencana evakuasi tersebut. Ia hanya menyebut pihaknya tengah berkoordinasi sejumlah pihak untuk proses evakuasi para WNI.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts