Anggota DPR Kritik Kenaikan Biaya Haji : Terlalu Banyak yang Dimark-up

Sabtu, 11 Februari 2023
Abdul Wachid.

Jakarta, Sumselupdate.com – Adanya usulan kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) menjadi sebesar Rp69,19 juta masih mendapat kritik dari Anggota Dewan.

Seperti kritik yang dilontarkan anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid yang mengungkapkan penyebab biaya haji membengkak.

Read More

Ia menyebut banyak komponen biaya haji yang sengaja di mark up, alias nilainya digelembungkan dari harga aslinya. Ia mencontohkan komponen gelang haji yang wajib dipakai jamaah di tanah suci.

Gelang haji untuk memudahkan mengenali, mengidentifikasi jamaah jika terjadi sesuatu, misal tersesat, terpisah dari rombongan atau keadaan darurat lainnya.

Wachid mengaku telah menelusuri muasal produk itu di kampung halamannya, Jepara, Jawa Tengah. Ia menyebut harga gelang haji itu hanya sekitar Rp5.000.

Tapi oleh Kemenag, biaya yang dianggarkan sebesar Rp 35 ribu, jauh di atas harga normalnya.

“Saya penggil itu yang buat gelang haji, dapat 1,2 miliar. Dia ngasih Rp 200 ribu (juta) ke pemenang tender. Dia masih pegang Rp 1 miliar,” kata Wachid, Selasa (7/2/23) seperti dikutip dari suara.com jaringan nasional sumselupdate.com.

Ia menghitung biaya gelang haji seharusnya hanya sekitar Rp 1 miliar untuk 221.000 jemaah, atau kurang dari Rp 5000 per unit gelangnya. Namun dianggarkan Rp 7 miliar lebih atau sekitar Rp 35 ribu per gelang.

Tak hanya komponen itu. Wachid mengaku telah meneliti komponen biaya haji tahun 2022 lain yang anggarannya tak rasional. (adm3/sur)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts