Unjuk Rasa di Palembang Dibubarkan Paksa Aparat, Sejumlah Mahasiswa Diamankan

Kamis, 8 September 2022
Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM di Simpang Lima gedung DPRD Sumsel dibubarkan paksa aparat menyusul dan sejumlah mahasiswa diamankan petugas lantaran diduga melakukan tindakan provokatif dengan membuka paksa kawat berduri yang terpasang menjadi pembatas antara demonstran dengan aparat kepolisian, Kamis (8/9/2022) sore.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Simpang Lima gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dibubarkan paksa aparat.

Read More

Sejumlah mahasiswa diamankan petugas lantaran diduga melakukan tindakan provokatif dengan membuka paksa kawat berduri yang terpasang menjadi pembatas antara demonstran dengan aparat kepolisian.

Bahkan beberapa kali petugas menembakan gas air mata ke arah massa aksi.

https://youtu.be/fU5aXnFa0hE

Selain itu, terlihat anggota Brimob Polda Sumsel dan Ditsamapta Polda Sumsel terus mendesak maju untuk membubarkan demonstran.

Beberapa kali demonstran juga membalas polisi dengan melemparkan botol air mineral dan bongkahan batu.

Akibatnya petugas terpaksa mengamankan beberapa demonstran yang diduga menjadi biang keributan.

Hingga kini petugas masih berjaga di areal Simpang Lima DPRD Provinsi Sumsel sembari mengimbau demonstran untuk membubarkan diri. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts