Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Dua pemuda babak belur diamuk warga akibat gagal mencuri motor setelah kepergok korban yang merupakan seorang mahasiswi, pada Minggu (28/08) sore pukul 16:00.
Peristiwa itu, terjadi di Jalan RA Abusamah, di depan warnet 5, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukatami Palembang.
Kedua tersangka Fiki Hardiansyah (24) dan Erliansyah Alias Eli (30), merupakan warga Desa Mariana dan Kampung Bali , Kecamatan Banyuasin 1,Banyuasin.
Kapolsekta Sukarame, Kompol Dwi Satya Arian melalui Kanit Reskrim Polsekta Sukarame iputu Deni Irawan menyebut, kedua pelaku gagal melakukan aksinya setelah korban memergoki aksi mereka dan langsung berteriak.
Saat itu korban tengah mengerjakan tugas di warnet tersebut.
“Hingga akhirnya warga pun berkumpul dan langsung menghajar kedua pelaku,” ucapnya.
Beruntung petugas Polsek Sukarami sigap mendatangi TKP dan mengamankan kedua pelaku yang sudah babak belur di amuk warga setempat.
“Saat kami sampai di sana warga sudah berkumpul dan para korban sudah terluka akibat dipukuli oleh warga,” ungkapnya, Senin (29/8).
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku barulah diketahui bahwa, kedua pemuda ini sudah berstatus residivis kasus yang sama .
“Kedua pelaku pernah diberikan tindakan tegas terukur dengan kasus yang sama untuk Erli di tahun 2022 hanya di penjara selama tiga bulan dan Fiki ditahun 2013”, ungkapnya.
Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa Kunci Leter T dan motor matik Honda Beat milik korban bernompol BG 4198 ADQ dan motor pelaku yakni Honda Beat street yang diketahui baru dibeli pada 17 Agustus yang lalu.
Pengakuan Fiki pada hari itu memang telah berkeliling Palembang mencari target aksi curanmor mereka.
“Kami sama-sama mempunyai ide tersebut dan saat itu kami berkeliling untuk mencari korban,” tuturnya.
Rencananya, jika berhasil motor targetnya itu hendak di jual sekitar Rp3 juta Rupiah
“Kebutuhan sehari-hari dan juga membeli shabu,” ucapnya. (**)











