Sebelas Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Berencana Akhirnya Diringkus dan Dua Pelaku Masih Diburu

Kamis, 24 Maret 2022
Reka adengan pembunuhan yang dilakukan pelaku Iqbal.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com –  Kepolisian Sektor Kota (Polsek) Ilir Barat I Palembang menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan berencana yang terjadi di Jalan Dani Efendi atau yang dulu Jalan Radial pada sebelas tahun silam.

Read More

Reka ulang ini digelar setelah aparat penegak hukum berhasil meringkus satu dari tiga pelaku pembunuhan.

Pelaku tersebut adalah Mgs Iqbal (43) yang selama 11 tahun dalam pelariannya bersembunyi di Jakarta Selatan dan berprofesi sebagai juru parkir.

Ada 13 adegan yang harus dijalani Mgs Iqbal dalam rekonstruksi yang dibacakan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek IB 1 Iptu Apriansyah.

“Ada 13 reka adegan yang mana dari rentetan awal dimulai dari pelaku berencana sampai adegan terakhir korban terkapar meninggal dunia,” katanya.

Berawal dari tiga pelaku yang berkumpul di toko pempek Pak Raden dengan sudah membawa pisau dan pedang. Selanjutnya para pelaku mencari korban dan bertemu di samping Masjid Baiturrahman hingga akhirnya terjadi cekcok mulut.

Hingga akhirnya pada reka adegan keenam, Mgs. Iqbal berhasil menjatuhkan korban dan menikam   menggunakan pisau yang ia rebut dari pelaku.

“Dari hasil visum ada dua tusukan yang dialami korban, salah satunya di bagian punggung  kanan,” ungkapnya.

Setelah ditikam Mgs Iqbal, korban yang masih sempat kabur dan kembali dikejar oleh dua rekan Mgs Iqbal menggunakan sepeda motor.

Hingga akhirnya korban kembali mendapatkan sabetan pedang yang membuatnya tewas di tempat.

“Motifnya dendam adanya kecemburuan oleh rekan pelaku yang juga menyukai wanita yang tengah didekati oleh korban,” ungkapnya.

Terkait dua pelaku yang masih menjadi buron, dikatakan Iptu Apriansyah pihak akan melakukan pengejaran.

Akibat ulah sadisnya, Mgs Iqbal dijerat Pasal 338 KUHP subsider 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Dari pengakuan tersangka Mgs Iqbal (43), ia tidak begitu mengetahui perkara yang membuatnya nekat menikam korban.

“Saya sekali menikam di belikat kanan korban,” ungkapnya.

Mgs Iqbal mengaku dalam pelarian sempat menikah di Pulau Bangka dan kini memiliki anak berusia tujuh tahun. Ia mengaku pulang karena rindu dengan anaknya.

“Saya sempat menikah dan istri saya orang Bangka tinggal di Palembang. Saya pulang karena rindu sama anak, sudah pulang empat bulan ini,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts