Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Viral di jagad dunia maya Instagram lewat akun publik populer Palembang, sebuah mobil pribadi jenis Toyota Avanza warna silver dipukuli dan ditenggelamkan oleh warga Palembang usai menabrak anak-anak dan orang dewasa.
Belakangan diketahui peristiwa menghebohkan tersebut terjadi di Jalan Ali Gatmir, Lorong Sawah, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Minggu (13/3/2022) pukul 07.00 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, menyebabkan dua orang luka-luka akibat ditabrak mobil dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Informasi dihimpun di lapangan, jika mobil Avanza tersebut ditumpangi tiga pria dan berjalan ngebut hingga menabrak seorang anak dan seorang dewas.
“Kita kurang tau maksudnya apa dari supir mobil itu, tapi kito tau dio wong 9 Ilir yang datang ke sini menggunakan mobil jalan ngebut dan nganar (tak terkendali) hingga menabrak anak kecil dan seorang dewasa yang saat ini sudah di rumah sakit,” ujar istri korban Astuti kepada awak media, Minggu (13/3/2022).
Ia menuturkan korban yang ditabrak mobil nahas tersebut adalah suaminya bernama Iman. Saat itu suaminya hendak menyelamatkan anak kecil Rusli (10) yang ditabrak mobil Avanza di bagian kaki.
“Di dalam mobil itu ada tiga orang pria yang saat ini kabur. Sementara korban berada di RS Pelabuhan,” jelas Astuti.
Sementara itu, Ketua RT 08, Tuti membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, dirinya hampir juga ditabrak oleh mobil yang dibawa oleh ketiga pria asal 9 Ilir Palembang tersebut.
“Ia bener, aku baru keluar melihat ada yang rame, tahunya mobil itu jalannya nganar nyaris aku ditabraknya,” ujar dia singkat.
Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur 1 Palembang Kompol Ginanjar saat ditemui di tempat mengatakan keluarga korban sedang membuat laporan di Polrestabes Palembang dan kasus tersebut sedang dalam penyelidikan.
“Untuk penyebabnya kita masih dalami. tapi tadi keluarga korban sudah berada di Polrestabes Palembang untuk membuat laporan,”katanya.
Hingga kini mobil yang menabrak warga tersebut sudah diceburkan oleh massa ke dalam DAM dan hingga berita ini dibuat belum dievakuasi petugas. (**)











