Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Kasus pembunuhan Joko Lelono (36) di depan SPBU Jalan Letjen Harun Sohar, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame Palembang, Sumsel pada Rabu (2/3/2022) sore lalu, akhirnya terungkap.
Ini setelah pelaku pembunuhan bernama Muhammad Azazi (39) berhasil diringkus Jatanras Unit 3 Polda Sumsel di kediaman keluarganya di Desa Naikan Tembakang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (4/3/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari keterangan tersangka Muhammad Azazi, motif pembunuhan ini dilatar belakangi senggolan sepeda motor dengan korban.
“Saya bawak motor sendirian, kakak sama adik saya berboncengan satu motor. Waktu itu, motor korban nyenggol motor kakak saya. Kami sempat ribut di jalan dan kebetulan saya bawak pisau langsung saya keluarkan lalu saya tusuk ke bagian leher korban,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/3/2022).
Dari keterangannya setelah menusuk korban, pelaku langsung kabur.
Dia mengaku mendengar berita tewasnya korban saat sudah berada di Desa Naikan Tembakang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir.
Atas tindakkan tersebut pelaku harus mendekam di hotel prodeo.
Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Letjen Harun Sohar, Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, dihebohkan dengan mayat pria yang tergeletak bersimbah darah di depan SPBU dengan luka tikaman di bagian leher.
Belakangan diketahui korban bernama Joko Lelono (38), warga Komplek Graha Citra Pesona atau tepatnya di Jalan Senarna, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.
Joko Lelono meregang nyawa secara tragis yang diduga dilakukan oleh orang yang tak dikenalnya.
Nurdin, Ketua RT 17 mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, korban bersama teman-temannya sedang beriringan tiga sepeda motor hendak pulang ke rumah.
“Rombongan itu baru saja pulang bekerja di gudang semen yang tak jauh dari lokasi kejadian. Namun di tengah perjalanan, korban bersenggolan sepeda motor dengan orang tak dikenal yang berujung dengan cekcok mulut,” kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).
Namun setelah kendaraan roda dua yang dinaiki korban bersenggolan dengan pelaku, tak berselang lama, korban sudah terjatuh dan terkapar di depan SPBU dengan penuh darah.
“Saya dapat informasi ini dari tadi Joko (korban) memang biasa isi bensin di sini. Katanya orang yang senggolan motor sama dia tadi ngejar sampai ke sini. Padahal Joko kesini cuma mau isi bensin, terus tiba-tiba ditikam,” ungkapnya.
Dari keterangannya korban adalah seorang sopir muatan barang di salah satu tempat gudang penyimpanan semen. (**)











