BREAKING NEWS: Rekan Kalah Judi, Abdul Hafis Tewas Ditikam, Begini Kronologinya

Minggu, 23 Januari 2022
Petugas menutupi jasad Abdul Hafis, warga Yuka Kenten Palembang yang tewas ditikam rekannya sendiri, Minggu (23/1/2022).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Warga Lorong Fajar, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dihebohkan dengan sesosok jasad pria dengan kondisi berlumuran darah, Minggu (23/1/2022) sore.

Read More

Belakangan diketahui mayat tersebut Abdul Hafis (33), warga Perumahan Yuka, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang.

Dari keterangan warga sekitar jika korban ditikam oleh rekannya sediri berinisial D lantaran Abdul Hafis menolak saat dimintai uang karena pelaku kalah berjudi.

“Korban itu menang judi, karena kalah pelaku meminta uang Rp50 ribu. Namun oleh korban tidak diberi. Karena tak diberi pelaku menikam korban hingga korban meninggal dunia,” kata Nuraini (40), salah seorang warga saat ditemui di tempat kejadian perkara, Minggu (23/1/2022).

Ia mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi sejak pukul 17.00 WIB. Di mana sebelum ditemukan meregang nyawa, korban sempat berteriak meminta tolong dengan warga.

Jasad Abdul Hafis, warga Yuka Kenten Palembang yang tewas berlumuran darah usai ditikam rekannya sendiri, Minggu (23/1/2022).

Karena melihat pelaku masih berada di dekat korban sambil memegang pisau, warga takut mendekat.

“Warga sempat ingin menolog korban tapi posisinya pelaku masih memegang pisau, bahkan pelaku bilang tidak membolehkan maka warga mendekat, jadi tak berani menolongnya,” jelasnya.

Melihat pelaku melarikan diri, barulah warga menelepon pihak berwajib.

Kini jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk kepentingan visum.

Setengah jam kemudian Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib datang bersama Kasat Reskribm Polrestabes Palembang meninjau lokasi kejadian.

“Kita baru saja meninjau langsung tempat TKP kasus pembunuhan yang mengakibatkan korban jiwa. Korban sudah dibawa ke RS Bahayangkara dan kami mengimbau untuk pelaku menyerahkan diri karena kalau tidak kita ambil tindakkan tegas dan terukur,” kata Kapolrestabes. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts