Palembang, Sumselupdate.com – Terungkapnya sindikat pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri oleh Subdit III Unit I Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Rabu (3/3), sindikat tersebut melakukan bobol ATM Bank Mandiri tanpa mengurangi saldo ATM.
“Saya baru dua kali bobol ATM Bank Mandiri, itu juga disuruh TT (DPO) yang memerintahkan dari Tulung Selapan, Kabupaten OKI,” kata tersangka Aliadi (35), saat diamankan di Mapolda Sumsel.
Menurutnya, ada beberapa cara dengan memasukkan kode yang diberikan TT setelah memasukan ATM ke dalam mesin. Kartu ATM itu juga milik pribadi TT, dengan cara komunikasi lewat ponsel ia dapat memperoleh uang maksimal Rp500 ribu.
“Maksimal Rp500 ribu Pak, nanti dari hasil itu saya mendapat Rp200 sampai Rp300 ribu, sisanya diberikan kepada TT,” ungkapnya. (man)











