Kritis Usai Gorok Lehernya, Bisikan Terakhir Iwan Menjadi Awal Kecurigaan Keluarga

Jumat, 30 Juli 2021
Proses pembongkaran makam M Agus Setiawan alias Iwan yang diduga bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri, Kamis (29/7/2021).

Laporan: Mutaqim Alfarizi

Tebing Tinggi, Sumselupdate.com –Makam M Agus Setiawan alias Iwan (18), warga Desa Muara Karang, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dibongkar petugas, Kamis (29/7/2021).

Read More

Pembongkaran kuburan Iwan dilakukan berdasarkan permintaan pihak keluarga untuk diautopsi.

Ini lantaran pihak keluarga korban merasa ada kejanggalan atas meninggalnya Iwan yang nekat mengakhiri hidupnya dengan menggorok leher sendiri menggunakan senjata tajam jenis parang pada Jumat (28/5/2021) silam.

Dalam proses autopsi ini, Sat Reskrim Polres Empat Lawang mendatangkan tim autopsi dari Bidokes Rumah Sakit Bhayangkara Palembang di bawah pimpinan Kompol dr Mansuri yang merupakan dokter Forensik dari Polda Sumsel.

“Saat sedang kritis anak saya sempat berpesan sesuatu, kalau bukan karena pesan itu keluarga besar kami tidak akan melakukan autopsi kepada jenazah anak saya,” kata ibunda Iwan, Jumat (30/7/2021).

Proses pembongkaran makam Iwan setelah 62 hari jenazahnya dikuburkan. Di mana berdasarkan penuturan pihak kepolisian diduga ada kejanggalan pada kematian almarhum.

“Autopsi dilakukan atas dasar permintaan keluarga almarhum dan diduga ada kejanggalan. Untuk hasil pastinya kita lihat nanti,” kata Kanit Pidum Sat Rekrim Polres Empat Lawang, Ipda Yopi Maswan, SH saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Kompol dr Mansuri dari tim autopsi Bidokes Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengatakan, proses autopsi berjalan lancar.

Akan tetapi, menurut Kompol dr Mansuri, sangat disayangkan karena dilakukan setelah sekitar 62 hari setelah jenazah dikubur sehingga bisa dikatakan agak terlambat.

“Hari ini kita lakukan ekhumasi atau gali kubur atas dasar permintaan Polres Empat Lawang. Proses pemeriksaan jenazah berjalan lancar akan tetapi hal seperti ini lebih baik dilakukan diawal, sedangkan untuk hasil pemeriksaan akan keluar satu hingga dua pekan sejak autopsi dilakukan,” katanya.

Diketahui sebelumnya almarhum Iwan diduga melakukan aksi bunuh diri dengan menggunakan parang di rumah Dendi Zuriansyah (33), warga Desa Muara Karang yang letaknya tidak terlalu jauh dari kediaman almarhum.

Saat kejadian berlangsung di rumah Dendi Zuriansyah, ada beberapa rekan Iwan yakni Rio Fernando (19) Karan Deswal Konika (17), dan M Arbiyansa (17). (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts