Tak Memenuhi Persyaratan, Pemkab Ogan Ilir Masih Tutup PT SMS

Sabtu, 19 Juni 2021
Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah

Inderalaya, Sumselupdate.com – Lantaran banyak persyaratan yang belum terpenuhi, Pemerintah Kabupaten Ogan ilir masih menutup PT Semesta Mitra Sejahtera (SMS) yang berada di Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara, dan bergerak di bidang produksi ayam pedaging.

Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah mengatakan penutupan tersebut berdasarkan tiga faktor utama yakni faktor administrasi yang belum lengkap, komponen penunjang yang kurang dan limbah yang tidak ramah lingkungan.

Read More

“Terkait PT SMS, sampai saat ini masih ditutup, karena masih ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi jadi tidak boleh ada kegiatan produksi. Jika perusahaan sudah memenuhi persyaratan administrasi, berupa izin maupun memenuhi ketentuan amdal  yang berdampak pada masyarakat sekitar, maka akan dilakukan pengkajian ulang,” jelasnya, Sabtu (19/6/2021).

Dikatakan Muhsin, dengan persoalan tersebut pihaknya tidak mempersulit investor yang ingin melakukan usaha di Bumi Caram Seguguk. Ini juga menjadi pelajaran bagi perusahaan yang hendak berusaha di sini agar mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kita tidak mempersulit mereka yang mau usaha, asalkan sesuai aturan. Kalau sudah ditutup masih beroperasi, maka ini jelas sudah melanggar ketentuan maka kita akan berikan sanksi pidana, sesuai proses hukum yang berlaku. Kita juga senang kalau banyak investor yang ingin berusaha di sini karena dengan adanya prusahaan ini memberikan peluang kerja bagi masyarakat juga ikut perpartisipasi dalam  memajukan daerah,” ujar Muhsin

Sebelumnya, lantaran puluhan warga Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) melakukan aksi demo, Kamis (27/5/2021) lalu yang menuntut penutupan PT Semesta Mitra Sejahtera (SMS) perusahaan yang memproduksi ayam pedaging, membuat  Wabup Ogan Ilir H Ardani pada Sabtu, (29/5), mengecek langsung kondisi PT SMS bahkan langsung turun ke kandang ayam melihat aktivitas yang terjadi. Namun perusahaan saat itu sedang stop beroperasi.

“Sebenarnya kita sudah menurunkan tim dari BLH Pemkab OI bahkan tim dari Pemprov Sumsel juga sudah ada untuk mengecek langsung kondisi dan aktivitas yang dilakukan oleh PT SMS yang bergerak dibidang memroduksi ayam pedaging. Bahkan saya mengecek langsung dan melihat kandang ayamnya. Ternyata memang ada kendala, saluran airnya menimbulkan bau busuk dan kalau saat berproduksi kata warga debunya berterbangan dan ini harus dicarikan solusi,” jelas Ardani ketika meninjau lokasi PT.SMS bulan lalu.

Wabup kembali menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil kerja dan rekomendasi dari tim yang dibentuk.

“Yang jelas kita lakukan sesuai hasil rekom, kita bekerja sesuai aturan. Nanti hasil dari tim apa rekomnya  akan dipenuhi. Ke depan saya berharap stiap ada usaha-usaha harusnya memberdayakan masyarakat sekitar, kecuali yang membutuh keahlian khusus,” kata  Wabup H Ardani. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts