Jembatan Batu Kucing Miring, Warga Takut Melintas

Selasa, 1 Maret 2016
Kondisi jembatan gantung di Desa Batu Kucing, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara dalam kondisi miring padahal baru dibangun, Selasa (1/3).

Muratara, Sumselupdate.com –Masyarakat Desa Batu Kucing, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara tidak berani melintas di jembatan gantung di desa tersebut.

Ini disebabkan jembatan gantung yang baru selesai dibangun tahun 2015 itu dalam kondisi miring.

Read More

Selain condong, pondasi jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp1,4 miliar tersebut kosong. ‎Kuat dugaan pembangunan jembatan gantung asal-asalan.

Seorang Warga Desa Batu Kucing, Suhardi, Selasa (1/3), mengakui sejak jembatan itu selesai dibangun tidak pernah melintasi jembatan tersebut dengan sepeda motor maupun jalan.

Sebab menurut dia, masyarakat takut jembatan tersebut roboh dan bisa menelan korban jiwa mengingat arus air Sungai Rawas yang cukup deras.

Ia menjelaskan ketakutan masyarakat untuk menggunakan jembatan itu dikarenakan tiang jembatan yang condong dan juga pondasi jembatan yang kopong.

Selain itu juga ada besi besar yang menjadi penghalang pengendara bermotor harus menunduk. Jangankan untuk yang bermotor, pejalan kaki saja harus menunduk ketika ingin lewat dijembatan.

“Dinilai pembangunan jembatan itu asal-asalan, sebab pembangunannya tidak bagus. Padahal dana untuk pembangunan cukup besar, tapi hasilnya tidak sesuai dananya,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Hendriansyah didampingi Kabid Bina Marga Lantang membenarkan bahwa jembatan yang di desa Batu Kucing itu tiang pondasinya condong dan juga pondasi jembatan kopong.

“Memang benar kondisi jembatan seperti itu dan bahkan pihaknya sudah menurunkan konsultan dan pihak rekanan untuk memeriksa kondisi jembatan kembali, “ungkapnya.

Dijelaskannya jembatan itu akan diperbaiki, mengingat masih dalam masa pemeliharaan. Jadi pihak rekanan mempunyai tanggung jawab untuk memperbaiki jembatan itu.

“Dikarenakan masih dalam tahap pemeliharaan, jadi masih tangung jawab pihak rekanan untuk melakukan perbaikan,” jelasnya.

Dilanjutkannya pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan dari masyarakat, bahkan pihak rekananan juga sudah didesak oleh masyarakat untuk memperbaiki jembatan tersebut dan bahkan itu sudah disepakati oleh pihak rekanan dengan membuat surat pernyataan.

“Masyarakat juga sudah pernah mendesak kepada pihak rekanan dan itu disangupi oleh pihak rekanan dengan membuat surat pernyataan atas permintaan masyarakat,” bebernya.

Ia mengatakan sekarang pihak rekanan sedang melakukan tahapan perbaikan jembatan. “Sekarang sudah bekerja dalam tahapan perbaikan jembatan,” tukasnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts