Pandemi Belum Berakhir, Pelanggar Protokol Kesehatan Puluhan Perharinya

Sabtu, 31 Oktober 2020
Satpol PP Kota Palembang juga menyisir cafe dan tempat hiburan.

Palembang, Sumselupdate.com – Razia tidak taat Protokol Kesehatan (Prokes) tidak hanya dilakukan di jalanan saja, tetapi Satpol PP Kota Palembang juga menyisir cafe dan tempat hiburan. Hasilnya, masih banyak ditemukan para pengunjung yang lalai.

Kasat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya mengatakan, pemberlakuan disiplin protokol kesehatan masih terus diberlakukan sepanjang Perwali 27/2020 tentang adaptasi kebiasaan baru belum dicabut. Sehingga razia akan terus dilakukan dan sanksi siap menanti para pelanggar.

Read More

“Jumat malam (30/10/2020) kita lakukan razia, di sepuluh lokasi berbeda. Di antaranya tempat hiburan/ cafe, tempat penginapan, hotel, kost-kosan. Kita sosialisasikan mengenai protokol kesehatan menuju adaptasi kebiasaan baru,” katanya, Sabtu (31/10/2020).

Dalam razia tersebut, terjaring 15 orang yang tidak menggunakan masker. Pihaknya sudah memberikan sanksi denda dan sosial. Sanksi sosial seperti menyapu, membersihkan taman, sedangkan denda mulai Rp100 ribu – Rp500 ribu.

“Satu orang minta sanksi denda, selebihnya sanksi sosial,” katanya.

Para pelanggar ini hampir semuanya didominasi oleh kalangan milenial yang berusia sekitar 20 tahun sampai 35 tahun. Alasan mereka pun beragam ketika terkena razia, mulai ketinggalan masker sampai lupa menggunakan saat berada di area publik.

Ia mengingatkan agar seluruh masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan, sebab pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan kedua kalinya akan dilakukan pencabutan izin usaha.

“Setiap hari masih kita temukan warga yang melanggar, artinya masih ada yang belum sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Makanya selain diberi sanksi kita juga beri edukasi agar mereka sadar menggunakan masker,” katanya. (Iya)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts