Delapan Bulan Penjualan Songket ke Luar Negeri Mati Total

Selasa, 20 Oktober 2020
SONGKET---Usaha Zainal Songket di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com-Pangsa luar negeri menjadi market yang bagus bagi pengusaha Indonesia termasuk juga pengusaha kain songket di Palembang. Namun akibat pandemi Covid-19 penjualan songket di luar negeri mati total.

Hal tersebut dikatakan pengusaha kain songket ternama yaitu Zainal Arifin atau yang lebih dikenal Zainal Songket yang ditemui di kediamanannya, Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Zainal Arifin pengusaha Zainal Songket.

“Ya mati total penjualan di luar negeri, apalagi di cabang saya di Jakarta sepi, sudah 8 bulan,” ujarnya kepada Sumselupdate.com, Selasa (10/10/2020).

Dikatakannya, terlebih pada saat tiga bulan pandemi Covid-19 menyerang, tidak ada satupun pemasukkan yang diterimanya ataupun yang yang datang langsung ke galeri. Bahkan ada sebagian pengusaha songket di Kota Palembang, yang hampir gulung tikar.

“Setidaknya 70% penurunan pembelian songket jika dibandingkan dengan hari biasa,” jelas Zainal Songket.

Untuk meningkatkan gairah pembeli Zainal songket memberikan diskon-diskon kepada pembeli dan mempromosikannya di sosial media dan market place seperti Tokopedia, Shopie, dan lainnya. Bahkan ia memberikan jaminan kepada pembeli bila tak sesuai harapan dapat dikembalikan.

“Kami berharap pemerintah mengeluarkan kemudahan bagi investor dan pengusaha untuk mengembangkan usahanya,” katanya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts