Laporan Syahrial hadi
Muaraenim, Sumselupdate.com – Masyarakat yang tinggal di sekitar PT Subur Alam Sukses (SAS) mengeluhkan aktivitas pembakaran yang dilakukan pihak perusahaan.
PT SAS yang memiliki pabrik pengolahan triplek yang terletak di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim dan Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan pembakaran limbah kayu.
Proses pembakaran limbah kayu tersebut membuat warga mengeluh lantaran lingkungan dan udara menjadi
Salah seorang warga Gelumbang yang enggan ditulis namanya mengaku, proses pembakaran yang dilakukan pabrik PT SAS terkadang berlangsung lebih dari satu hari.
Kondisi ini menurut dia, membuat udara menjadi tidak sehat. Selain membuat mata menjadi perih, juga pernafasan terganggu.
Terkait keluhan warga, Dedi selaku kepala pabrik PT SAS saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Senin (10/8/2020), membenarkan pihak perusahaan melakukan proses pembakaran limbah kayu.
Menurutnya, limbah kayu itu berupa debu dari sisa amplas Karena sudah tidak ada tempat lagi, makanya dibakar.
Dedi mengatakan, PT SAS masuk wilayah Kabupaten Ogan Ilir, sehingga izinnya dari Pemkab Ogan Ilir.
“Pembakaran debu kayu dari sisa amplas ini baru-baru ini kita lakukan, selama ini kita pendap,” jelasnya. (**)











