Pasien Positif Corona Capai 45 Orang, Pemkot Lubuklinggau Gelar Rapid Tes Secara Acak di Pasar

Jumat, 15 Mei 2020
Pelaksanaan rapid test massal secara acak di pasar tradisional di Kota Lubuklingau, Sumsel, Jumat (15/5/2020).

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Per hari ini, Jumat (15/5/2020), ada penambahan enam pasien positif Corona, sehingga total mencapai 45 orang.

Read More

Dari data ini, Kota Lubuklinggau masuk dua besar tertinggi di Sumsel setelah Kota Palembang.

Untuk mencegah agar penyebaran virus Corona tak terkendali, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan melakukan rapid test massal secara acak.

“Saat ini sudah yang terpapar 39 dan hari ini mungkin tambah lagi hasil konfirmasi positifnya,” kata Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lubuklinggau.

Meski begitu, pihknya sudah melakukan langkah penanganan baik yang sudah terkonfirmasi positif maupun orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP).

“Hari ini kita melakukan rapid tes acak di pasar. Satu lokasi pasar ini  kita ambil 200 orang baik tukang parkir, pangkalan ojek maupun juga petugas keamanan, pedagang kaki lima, pelayan toko, dan juga pembeli,” kata pria yang akrab disapa Nanan ini.

Kemudian pelaksanaan rapid tes juga dilanjutkan ke Pasar Satelit.

“Jadi harapan kita tentu kita akan bisa mendeteksi secara dini apa yang terjadi diuwilayah kita. Mudah-mudahan hasil ini tidak terlalu mengkhawatirkan. Karena klaster yang muncul saat ini adalah klaster yang ditempat-tempat medis, rumah sakit-rumah sakitg baik swasta maupun rumah sakit didaeragh dan juga klinik-klinik,” jelasnya.

Nanan mengungkapkan, pihaknya melakukan rapid tes terhadap elemen masyarakat, khususnya di kawasan pasar dikarenakan kondisinya terus ramai.

“Nah kalaupun ditemukan, nanti akan kita lakukan pengambilan swab. Jadi setelah rapid tes ini kita ambil swab untuk meyakinkan apakah yang bersangkutan ini konfirmasi positif atau tidak,” ungkapnya.

Kemudian, mereka yang sudah reaktif hasil rapid tesnya maka akan diisolasi sembari menunggu hasil swab test dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts