Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Kuryana Azis marah melihat kondisi kebersihan di Kota Baturaja yang masih begitu-begitu saja. Gerakan Jum’at bersih yang dicanangkan dan terus dilakukannya hingga saat ini, ternyata belum mampu menjadi dorongan bagi instansi terkait maupun masyarakat untuk lebih giat lagi melakukan kebersihan.
Saking geramnya, Bupati menyentil instansi terkait yang seolah tutup mata dengan kondisi yang ada. “Jangan lebih tahu saya dari pada anda soal kebersihan,” tegas Bupati pada instansi terkait saat memimpin rapat E-KTP, Minggu (11/9/2016).
Bupati Kuryana berbicara tegas, lantaran masih banyak ditemuinya saluran-saluran siring yang tersumbat oleh sampah. Bahkan ia sendiri kerap turun langsung ke dalam siring atau saluran air guna membersihkan sampah sampah dalam gelaran Jumat bersih.
Bagaimana bupati tidak marah, sebab dana untuk membersihkan siring (cuci siring) tiap tahun selalu disiapkan alias dianggarkan. Tapi kenyataannya itu tadi, ternyata masih banyak sampah di dalamnya.
“Mana cuci siring? Anggaran cuci siring kan ada, kok hanya cuci/bersihkan bagian atasnya saja. Kalau diadukan orang, bisa kena. Fiktif itu namanya,” cetus Kuryana.
Ini menurutnya sama persis dengan program tebas baying yang juga dianggarkan tiap tahun. Tapi kenyataannya tidak ada. “Tidak usah lagi dianggarkan. Cuci siring juga batalkan saja! Bagaimana saya tidak marah, selama 4,5 tahun ini saya mengikuti. Dan kenyataan terbukti. Kita ini dicemooh masyarakat dan kenyataannya benar. Masyarakat benar, cuma kadang mereka dak berani ngomong,” imbuhnya.
Lanjut dia, kondisi ini sudah parah dan sudah terjadi turun temurun. Untuk itu, ia meminta pada semua pihak utamanya jajaran di bawahnya untuk segera memperbaiki mindset, kendati untuk melakukannya terbilang sulit. (yan)











