PALI, Sumselupdate.com – Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir yang mengakibatkan meluapnya Sungai Lematang, sepertinya dimanfaatkan dengan baik oleh warga di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.
Warga yang hidup di pesisir Sungai Lematang memanfaatkan untuk menangkul ikan atau mencari ikan menggunakan jaring angkat.
Seperti yang dilakukan Kolian (49), warga Desa Raja Induk, Kecamatan Tanah Abang, yang sudah empat hari terakhir mencari ikan dengan menangkul di sekitaran aliran anak sungai yang meluap.
“Kalau musim penghujan seperti ini mau bercocok tanam agak sulit, karena air sungai selalu meluap, meskipun di sini tidak hujan, kalau di hulu hujan, air juga akan tetap pasang. Ini sudah empat hari menangkul, biasanya bulan Maret kita mulai bertanam padi di sini,” kata Koloan sembari menunjukkan hamparan lahan sawah yang digenangi air di Desa Raja, Rabu (12/2/2020)
Ia juga menjelaskan, dari hasil nangkul, ikan langsung dibeli oleh para warga dan tetangga sekitar rumah.
“Ikan yang dapat ikan sepat siam, sepat pinggir, betok, serta tembakang, ada juga ikan nila, pembelinya juga kepada warga sekitar atau tetangga disekitar rumah,” imbuhnya
Untuk hasil yang diperoleh, menurut dia, bisa mencapai 30 kilogram hingga 40 kilogram per harinya dari seluruh jenis ikan.
“Kalau kami menyebutnya ikan mudik, nah itu terjadi di setiap air sungai pasang. Kalau untuk penjualannya per kilogram kita jual dengan harga Rp15.000 rata-ratanya,” pungkasnya. (adj)











