Kisruh Hasil Pilkades Sungai Rambutan Ogan Ilir Berlanjut, Empat Calon Kades Protes dan Demo

Selasa, 3 Desember 2019
Camat Inderalaya Utara Zaidan didampingi Kadis PMD Ogan Ilir Trisnopilhaq, Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP Eko Susanto, dan Kapolsek Inderalaya AKP Bambang Djulianto menerima perwakilan massa yang berdemo, Selasa (3/12/2019).

Inderalaya, Sumselupdate.com – Kekisruhan hasil pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, kembali berlanjut.

Setelah dilaporkan ke pengawas kecamatan, kades terpilih Sungai Rambutan berinisial WA dituntut supaya tak dilantik.

Read More

Warga yang menggelar unjuk rasa dengan membawa kertas karton bertuliskan tuntutan dan berpita merah putih mendatangi kantor Kecamatan Inderalaya Utara, Kamis (3/12/2019).

Dalam demonstrasi itu, warga menuding hasil pilkades secara serentak di Desa Rambutan ada dugaan money politic.

Aksi warga ini ternyata dikoordinir Forum Masyarakat Sungai Rambutan Bersatu (FMSRB) dan empat calon kades yang kalah, Sunarto, Mismawaty, Kastu, dan Yos Rizal.

Perwakilan massa diterima Camat Inderalaya Utara Zaidan didampingi Kadis PMD Ogan Ilir Trisnopilhaq, Kasat Intel Polres Ogan Ilir AKP Eko Susanto, dan Kapolsek Inderalaya AKP Bambang Djulianto.

Koordinator Aksi, Herianto mengatakan, dalam aksinya kedua kalinya ini, mereka  meminta supaya instansi terkait dapat menindaklanjuti laporan warga dan menuntut supaya kades terpilih Sungai Rambutan berinsial WA tersebut tidak dilantik sebelum ada proses hukum atas dugaan money politic tersebut.

Menurut Heriyanto, praktik politik uang di pilkades Sungai Rambutan telah merusak pesta demokrasi di masyarakat. Sudah waktunya petugas bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum pada Pilkades Sungai Rambutan.

“Kami minta laporan warga ini ditanggapi dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, karena hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi pilkades di OI selanjutnya,” kata Heriyanto.

Setali tiga uang, calon kades Sungai Rambutan Mismawaty mengaku dirinya sudah dua kali ikut bertarung di Pilkades Sungai Rambutan dan kembali dikalahkan karena kentalnya dugaan money politic.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Ogan Ilir, Trisnopilhaq ketika menerima laporan warga Sungai Rambutan mengatakan, bila kasus dugaan money politic yang disampaikan telah diagendakan di Pemkab Ogan Ilir untuk dibahas.

“Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap kades terpilih Sungai Rambutan tersebut. Kalau memang tidak bisa dimusyawarakan lagi nanti kita rekomendasikan untuk diusut ke jalur hukum,, ya ke PTUN-lah nanti apa keputusannya kita laksanakan. Kalau tidak dilantik kita malah salah,  jadi kades terpilih ini akan tetap kita lantik sambil menunggu kepastian keputusan, ” kata Trisno. (hen)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts