Pasca Serangan Harimau, Kawasan Tugu Rimau dan Jalur Pendakian Masih Ditutup

Minggu, 24 November 2019
Tugu Rimau.

Pagaralam, Sumselupdate.com – Melihat Kondisi keamanan serta keselamatan warga dan pengunjung wisata di kawasan objek wisata Gunung Dempo, khususnya di area Tugu Rimau menjadi perhatian utama pihak kepolisian pasca terjadinya serangan harimau terhadap pengunjung saat berkemah di kawasan tersebut.

Berdasarkan surat yang dilayangkan Polres Pagaralam kepada Dinas Pariwisata Kota Pagaralam tembusan Polda Sumsel tertanggal 19 November. Pihak Polres Pagaralam menghimbau kepada pemerintah daerah untuk sementara waktu melarang aktivitas wisata maupun kegiatan kemah di kawasan Tugu Rimau sampai keadaan benar dinyatakan aman.

Read More

Menanggapi hal ini Plp Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Brilian ST kepada Sumselupdate.com menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan imbauan Polres Pagaralam tersebut kepada pengelola objek wisata Tugu Rimau.

“Sudah kami instruksikan kepada pengelola Tugu Rimau untuk sementara waktu tidak ada kegiatan wisata maupun kemah di lokasi itu sampai ada pemberitauan selanjutnya sesuai imbauan dari pihak Polres Pagaralam,” katanya, Minggu (24/11/2019).

Terkait hal Tersebut Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumsel mengadakan audensi dengan Walikota Pagaralam guna menyampaikan serta berdiskusi tentang langkah-langkah yang perlu diambil bersama guna mengatasi konflik antara hewan buas dan manusia.

Dalam pertemuan tersebut Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menyampaikan akibat insident tersebut industri pariwisata kota Pagaralam menjadi terpuruk karena calon wisatawan maupun warga menjadi was-was saat akan mengunjungi objek wisata di seputaran Gunung Dempo.

“Karena kejadian ini berdampak pada industri pariwisata kota Pagaralam terutama objek wisata gunung Dempo untuk kami berharap ini cepat selesai,” ujar Alpian.

Belakangan ini, harimau Sumatera atau dalam bahasa latinnya Panthera Tigris Sumatrae muncul di sekitar lereng Gunung Dempo bahkan telah menyebabkan satu orang wisatawan mengalami cidera berat dan 1 warga di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat tewas diterkam dan harimau tersebut sempat memangsa hewan peliharaan warga setempat.

Kondisi ini tentu membuat masyarakat takut untuk beraktivitas lantaran harimau yang muncul berdasarkan jejak kaki yang banyak ditemukan warga bahkan sudah masuk ke kawasan perkebunan dan pemukiman warga. (ric)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts