Komisi IV Jadi Primadona Fraksi di Dewan Sumsel, Kenapa?

Senin, 7 Oktober 2019
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Komisi IV dan III akan menjadi incaran bagi fraksi-fraksi untuk mendapat kursi pimpinan di komisi tersebut. Lobi-lobi politik antar fraksi bakal sengit pada perebutan kursi pimpinan yang dinilai paling ‘empuk’ dan ‘basah’ tersebut.

Dalam 10 tahun terakhir, kursi Ketua Komisi IV, yakni bidang pembangunan ini diraih oleh Fraksi Golkar, kemudian Komisi III yang merupakan bidang perekonomian diduduki secara bergantian oleh Fraksi PDIP dan Demokrat.

Read More

Dari hasil peroleh kursi, Golkar dan PDIP paling berpeluang untuk menduduki kursi Ketua Komisi IV, karena Golkar merupakan partai pemenang dengan perolehan 13 kursi kemudian disusul oleh PDIP dengan 11 kursi, selanjutnya ada Gerindra 10 kursi dan Demokrat 9 kursi hasil pileg lalu.

Ketua DPRD Sumsel sementara RA Anita Noeringhati mengatakan, komposisi jabatan ketua Komisi akan dibagi dengan musyawarah mufakat dengan melibatkan seluruh Fraksi yang ada di DPRD Sumsel.

“Tidak ada yang namanya adu fisik dan sebagainya, namun dalam penempatan pimpinan komisi kita lebih mengedepankan musyawarah bersama,” kata Anita, Senin (7/10/2019).

Oleh karena itu, pihaknya lebih mengedepankan politik musyawarah antar Fraksi sehingga pembagian ini dirasakan adil bagi seluruh Fraksi.”Insya Allah kalau di DPRD Sumsel sejak dulu selalu akur dan adil, itu lah gunanya musyawarah bersama,” ujar Anita.

Sebelum terbentuknya alat kelengkapan dewan (akd) pihaknya terlebih dulu akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Kementrian Dalam Negeri yang dilakukan pada minggu ini dan minggu depan. “Setelah itu akan ditetapkan pimpinan DPRD secara definitif, selanjutnya pembentukan komposisi di komisi-komisi,” jelasnya.

Ketua Fraksi Gerindra Maliono menjelaskan, pihaknya belum dapat memilih dan menentukan pimpinan komisi mana yang akan didapatkan oleh Gerindra nanti, karena penempatan Komisi tersebut harus melalui musyawarah dan loby politik antar partai politik yang ada di DPRD Sumsel.

“Nanti akan ada penempatan, misalnya pemenang pertama di Komisi ini, pemenang ke 2 Komisi dan seterusnya, ada musyawarah bersama dan loby politik antra Fraksi,” kata Maliono.

Oleh karena itu, pihaknya belum dapat menentukan Gerindra sendiri akan mendapatakan Komisi pimpinan mana karena saat ini proses AKD sendiri belum diputuskan.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumsel Nasrun Halim menuturkan, penempatan anggotanya dalam setiap Komisi berdasarkan musyawarah antar bersama, sehingga hasil musyawarah nanti tidak ada yang rugikan maupun diuntungkan itu lah gunanya berdemokrasi.

“Tentu akan ada loby politik nantinya, yang pasti kita dari dulu selalu mengedepankan kebersamaan bukan kelompok,” tukasnya. (eno)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts