Palembang, Sumselupdate.com – Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-70, Wakil Walikota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda mengajak seluruh eleman masyarakat mengambil peran membala negara demi mewujudkan kota yang kodusif, khususnya menghadapi pesta demokrasi 2019 mendatang.
Dalam peringatan tersebut, ada nuansa yang berbeda dimana sebagian peserta upacara mengenakan baju adat khas Palembang yang menambah khikmat kegiatan, pada Rabu. (19/12/2018).
Amanat Presiden Republik Indonesia yang disampaikan Fitrianti, bahwa di era digital ini banyak sekali penemuan robotik yang digunakan, sebagai sebuah contoh, di tengah banyaknya tantangan yang melintas batas ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan, keamanan nasional, bangsa lain telah semakin jauh memasuki era robotik.
“Alhamdulillah, tahun ini negara kita sudah memulai langkah dengan merampungkan road map Industri 4.0. Saya tegaskan bahwa road map ini bukan untuk gagah-gagahan. Tapi ini dapat dianggap sebagai manifestasi bela negara. road map ini mengakselerasi kesiapan rakyat menghadapi era robotik. Era dimana ratusan ribu jenis pekerjaan manual akan digantikan teknologi-teknologi disruptif,” ucapnya.
Oleh karena itu, wujud bela negara di tengah teknologi disruptif bukanlah larut dalam disruption dan tenggelam dalam teknologi disruptif. Justru harus sekuat tenaga mempertahankan makna pembangunan berkelanjutan baik dalam konteks sosial maupun alamiah.
“Dalam konteks sosial, kemampuan generasi milenial mengantisipasi kecepatan perubahan dunia tidak boleh terlepas dari pondasi budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur bangsa. Dalam konteks alamiah, penghargaan bangsa kita terhadap kelestarian lingkungan adalah wujud bela negara yang sangat penting,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, kepada semua unsur masyarakat, TNI dan Polri untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan pemilihan legislatif dan presiden tahun depan. “Saya harapkan mari kita bahu-membahu dalam menjaga NKRI, karena dengan kita bersatu maka negara ini akan kuat untuk menepis semua pengaruh-pengaruh yang masuk dari luar,” tutupnya. (syd)











