Palembang, Sumselupdate.com – Literasi generasi muda saat ini diakui merubah proses membaca dari buku hingga internet. Kendati pun demikian, mahasiswa selaku generasi muda wajib meningkatkan daya baca buku. Salah satunya adalah memanfaatkan perpusatakaan.
Demikian disampaikan Kepala UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang Nurmalina pada pengenalan perpusatakaan bagi mahasiswa baru, Senin (27/8/2018).
Opening Orientasi Perpustakaan dijadwalkan selama 10 hari kerja (27-7 Agustus 2018). Mahasiswa baru dibagi dalam beberapa kelompok, setiap hari akan dilaksanakan 5 kelompok/hari.
“Tujuan utama kegiatan ini untuk memperkenalkan perpustakaan UIN Rafah kepada Mahasiswa. Diharapkan kelak para mahasiswa akan rajin mengunjungi perpustakaan, dan pemanfaatan maksimal fasilitas-fasilitas diperpustakaan UIN Rafah,” terang Nurmalina.
Nurmalina mengatakan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) UIN Rafah sudah terintegrasi dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), jadi sudah multi fungsi dan terintegrasi. Sebagai info tambahan bahwa Perpustakaan UIN sudah menerapkan sistem otomatisasi.
Senada dengan itu disampaikan Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang Dr Ismail Sukardi mengatakan bahwa kegiatan Orientasi Perpustakaan UIN Rafah Palembang sangat bermanfaat dilaksanakan.
“Perpustakaan adalah jantungnya perguruan tinggi. Saya minta kepada mahasiswa untuk memanfaatkan fasiltas yang tersedia di perpustakaan,” terangnya.
Ia berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk jadi mahasiswa yang berkarakter, unggul dan sukses. Dan untuk menjadi mahasiswa yang sukses ada beberapa kriteria yaitu: 1. Studi selesai tepat waktu 4 tahun (8 semester) dan harapannya mahasiswa ilkom-FISIP yang hadir hari ini menjadi pelopornya, 2. IPK minimal 3,01 setiap semester, 3. Mampu berbahasa asing 4. Berkarakter dan Berkinerja baik, 5. Memiliki Soft Skill, 6. Menguasai ICT (Information, Comunication, Technology).
“Artinya minimal mahasiswa harus memiliki keahlian berkomunikasi, kedua, keahlian berkolaborasi/kerjasama, ketiga, cara berfikir yang baik dan keempat mampu memecahkan masalah,” pungkasnya. (sbw)











