Polda: Minggu Depan Sofwatillah Diperiksa

Jumat, 19 Agustus 2016
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol DTM Silitonga.

Palembang, Sumselupdate.com – Terkait laporan kasus penggelapan uang senilai Rp2,5 miliar yang dilaporkan pelapor Mularis Djahri Direktur Utama PT Campang Tiga kepada terlapor Sofwatillah Mohzaib anggota komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Demokrat yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel di Direktorat reserse kriminal umum Polda Sumsel pada 2013 lalu.

Kini pihak Polda Sumsel bersiap memeriksa yang bersangkutan lantaran surat pemeriksaan yang bersangkutan sudah dilayangkan beberapa hari yang lalu.

Read More

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan untuk kasus Sofwatillah sudah mengirimkan surat pemanggilan pertama sebagai saksi dan akan diperiksa pihaknya minggu depan.

Dan surat pemanggilan pertama menurutnya sudah dilayangkan beberapa hari yang lalu kepada Sofwatillah.

“Kalau yang bersangkutan tidak datang kita akan lakukan pemanggilan kedua,“ katanya, Jumat (19/8).

“Selain terlapor Sofwatillah Mohzaib yang akan diperiksa dalam kasus penggelapan uang 2,5 miliar ini ada enam saksi lainnya yang akan diperiksa untuk dimintai keterangannya,” katanya.

Kasus ini bergulir sekitar tiga tahun lalu tepatnya pada tahun 2013 lalu dimana pelapor Mularis Djahri melaporkan terlapor Sofwatillah Mohzaib dalam kasus penggelapan uang senilai 2,5 miliar untuk pengurusan Hak Guna Usaha PT Campang Tiga.

Sebelumnya Sofwatillah Mohzaib ketika dikonfirmasi melalui handphone kepada wartawan membantah kalau dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dirinya saat ini mengikuti sidang paripurna DPR RI.

“Demi Allah saya tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka, saya saja masih berada di Jakarta sedang mengikuti sidang paripurna,” katanya.

Terkait laporan pelapor yang telah melaporkan dirinya politisi partai Demokrat ini siap memenuhi panggilan apabila dimintai keterangannya sebagai saksi.

“Kalau memang polisi sudah meminta izin kepada presiden untuk memeriksa saya itu bagus memang tugas dari polisi, saya siap untuk memenuhi panggilan itu,” kata pria yang biasa di panggil Opat ini. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts