Rita Devi Suhartoni Raih Penghargaan Figur Perempuan Berprestasi Tingkat Nasional

Minggu, 4 Februari 2018
Anggota senior DPR RI, Popong Otje Djunjunan menyerahkan penghargaan kepada Ketua Tim PKK Kabupaten Muratara Hj Rita Devi Suhartoni di Hotel Ibis Bandung, Jumat (2/2).

Muratara, Sumselupdate.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) periode 2016-2017,  Hj Rita Devi Suhartoni mendapatkan piagam penghargaan ‘Citra Perempuan Penggerak Pembangunan Indonesia’.

Rita Devi Suhartoni dianggap sebagai figur perempuan Indonesia berprestasi tahun 2017-2018.

Read More

Penghargaan tingkat nasional itu dianugerahkan dalam even malam anugerah prestasi dan pengabdian tokoh Indonesia 2017-2018  oleh Yayasan Penghargaan Indonesia dan Studio Seven Production.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh anggota senior DPR RI, Popong Otje Djunjunan kepada Rita Devi Suhartoni di Hotel Ibis Bandung, Jumat (2/2).

“Penghargaan ini tentunya sangat membahagiakan bagi saya pribadi dan masyarakat Muratara, dikarenakan karya kita dalam membangun dan membina PKK di Muratara dinilai selama ini di tingkat nasional, ” ungkap istri Wakil Bupati Muratara H  Devi Suhartoni, Minggu (4/2/2018).

Menurut Rita Devi Suhartoni penghargaan ini tak terlepas dari kerja keras anggota  PKK baik di pokja masing-masing,  hingga tingkat kecamatan maupun desa dalam melaksanakan program yang sudah dicanangkan.

Rita Devi Suhartoni menerangkan penghargaan dinilai langsung oleh pusat,  Sementara program yang dijalankan olehnya dan pengurus PKK konsen dalam dunia pendidikan, kesehatan dan juga ekonomi kerakyatan.

Di bidang pendidikan, pihaknya mengembangkan ruang baca, salah satunya di rumah dinas Wakil Bupati Muratara yang dinamakan rumah pintar.

Nah, dengan disediakan ruang baca tadi tidak ada jarak antara masyarakat dengan dirinya maupun dengan wabup sendiri,  karena masyarakat dapat datang untuk membaca buku yang tersedia.

“Di sini juga cara kita dalam mendengar aspirasi mereka yang datang dari berbagai kalangan dan daerah,” utaranya.

Banyak lagi di bidang pendidikan, yakni mengembangkan TK PAUD di Kabupaten Muratara, dalam rencananya akan ada TK PAUD percontohan di Kabupaten Muratara.

Dikatakannya, di bidang kesehatan melalui PKK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan membudayakan budaya hidup bersih melalu even germas.

Hal lain pihaknya tak segan mendatangi masyarakat tidak mampu yang mengeluhkan kesehatan, informasi yang didapatkan dari kadernga tingkat desa ditampung.

Lalu dia pun bersama anggota PKK membantu agar berobat ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Selain  itu, di bidang ekonomi kerakyatan menggerakan ekonomi masyarakat dengan usaha kecilnya untuk dipamerkan di tingkat nasional,  salah satunya sirup jeruk dari Kecamatan Karang Jaya.

“Terakhir ini kita akan mengembangkan bank sampah, semoga nanti bisa dilanjutkan, ” harapnya.

Selain itu juga keberhasilan dalam mendapatkan penghargaan ini tak terlepas dari binaan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan,  Hj  Eliza Alex Noerdin yang telah membimbing dan membina PKK Kabupaten Muratara untuk maju dan sejajar dengan kabupaten kota lainnya.

“Kita sering berinteraksi kepada beliau,  beliau sangat welcome membantu Muratara untuk lebih baik kalangan ibu-ibunya dalam mengisi pembangunan  di Kabupaten Muratara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Penghargaan Indonesia, Harry Rachman mengungkapkan dalam era reformasi sekarang ini, tak pelak lagi semakin dibutuhkannya tokoh-tokoh panutan bagi generasi muda Indonesia.

Dikatakannya, sosok tokoh panutan itu semakin dirasakan perlu lagi dengan semakin majunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, suatu hal yang mengakibatkan globalisasi informasi dan komunikasi, termasuk gencarnya pengaruh budaya luar yang masuk ke Indonesia melalui media informasi dan komunikasi.

“Agar generasi muda tidak mengalami ‘Gegar Budaya’ diperlukan adanya tokoh panutan yang bisa menjadi idola dalam pengertian positif. Sejalan dengan kehendak negara Indonesia yang harus diisi oleh manusia yang  pancasilais, berkualitas, kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan prestasi sesuai bidang masing–masing.

Dilanda pemikiran itulah Yayasan Penghargaan Indonesia mencoba memberikan alternatif tokoh panutan yang patut dicontoh, salah seorangnya H  Rita Devi Sudartoni yang sudah banyak kiprahnya untuk membangun Kabupaten Muratara. (ain)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts