Dewan PALI Minta PT Medco Tanggungjawab Atas Pencemaran Lingkungan Akibat Pipa Minyak Bocor

Selasa, 14 November 2017
Anggota Komisi II DPRD PALI saat meninjau lokasi kebocoran pipa minyak, Senin (13/11/2017)

PALI, Sumselupdate.com – Ketua Komisi II DPRD PALI Irwan, ST menyesalkan atas terjadinya korosi pada pipa minyak mentah milik PT Medco EP yang mencemari lingkungan warga. Bahkan, ia bersama anggota Komisi II lainnya, H. Amran dan Adi Warsito langsung ke lokasi tempat limbah minyak yang terletak di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Politisi Partai Golongan Karya itu juga menekankan kepada pihak Medco agar bisa menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai prosedur.

Read More

“Lubang kebocoran sudah ditutup pihak Medco, tapi tidak semudah itu menyelesaikan permasalahan ini. Kita ketahui, limbah yang keluar cukup banyak. Dampaknya jelas bagi lingkungan, ekosistem di sekitar lokasi bakal kena. Satu jam saja limbah keluar, berapa meter limbah meresap ke tanah. Jadi pasti kerugiannya bakal dirasakan masyarakat sekitar,” ucap Irwan.

Dalam kesempatan itu pula, ketua DPD Golkar PALI itu mendesak, pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera turun ke lapangan mengecek dan mendata dampak yang ditimbulkan akibat pipa minyak milik Medco yang bocor akibat keropos. “Setelah BLH turun, baru diketahui seperti apa penanganannya dan kasus ini harus bisa diselesaikan sampai tuntas,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pipa minyak mentah milik PT Medco E&P yang ada di desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bocor diduga akibat korosi, karena sumber pipa yang bocor berada di bawah tanah.

Akibat dari kejadian tersebut, rembesan minyak mentah masuk ke dalam kolam milik warga dan ikan di dalam kolam tersebut banyak yang mati. Selain banyak ikan yang mati, warga sekitar juga was-was karena banyaknya minyak yang keluar dan menggenang di kolam milik warga.

Bahkan kondisi ini juga membuat warga takut menghidupkan api termasuk memasak, karena bau menyengat keluar dari tumpahan minyak, serta warga pun menahan pihak perusahaan untuk melakukan pembersihan sebelum ada kesepakatan. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts