Miris, 22 Pelatih NPC Pada Peparnas Jawa Barat Belum Dapat Bonus

Selasa, 25 Juli 2017
Para atlet disabilitas dan pelatih Tenis Meja Sumsel usai menjalani latihan rutin di Jakabaring Sport City

Palembang, Sumselupdate.com – Akselerasi prestasi atlet disabilitas Sumsel baik nasional maupun Internasional terus menukik tajam. Secara nasional, Sumsel berhasil meraih delapan besar pada multievent Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) di Jawa Barat 2016 dengan perolehan 19 emas, 24 perak dan 30 perunggu.

Sementara, jika dibanding hasil PON Jabar di tahun yang sama, Sumsel harus puas dengan peringkat 17 besar. Selanjutnya di level nasional, disabilitas Sumsel juga melahirkan atlet dunia Jendy Pangabean sang perenang yang telah melenggang ke Olimpiade Rio de Jeneiro di Brasil.

Read More

Namun keberhasilan ini dikeluhkan 22  pelatih disabilitas yang berhasil membina anak asuhnya hingga membawa nama Sumsel meraih posisi 8 besar pada multi event paling bergengsi Tanah Air tersebut. Pasalnya, seluruh pelatih hingga kini belum meraih bonus yang dijanjikan.

Demikian disampaikan salah satu pelatih dari cabang olahraga Tenis Meja Sumsel Margareta di sela-sela latihan rutin di Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (25/7/2017).

“Kalau gak salah pelatih PON sudah dibayar, kok kami belum. Padahal prestasi kami cukup bagus bahkan lebih,” terang Margareta.

Sambung dia, dirinya mengeluhkan tentang perbedaan perlakuan khususnya bonus. Padahal Kemenpora RI saja sudah lama mengeluarkan kebijakan bahwa antara KONI dan NPC disamakan.

“Kami hanya ingin dipercepat, karena banyak pelatih yang hanya mengandalkan bonus dan tak bekerja,” keluhnya.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari membenarkan bahwa 22 pelatih yang berhasil melatih atletnya untuk berlaga di Peparnas Jawa Barat belum mendapat bonus.

“Bonus kapan belum jelas, saya terus sampaikan kepada pelatih agar selalu sabar menunggu,” terangnya.

Pasalnya, mereka juga sangat terdesak baik untuk kebutuhan ekonomi, lantaran mereka kebanyakan tak memiliki multi profesi. Menurutnya, dirinya juga terus menanyakan kepada Dinas terkait dalam hal ini Dispora Sumsel.  (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts