Muratara, Sumselupdate.com – Usai dibangun pada akhir 2015 lalu, pasar yang terletak di Desa Beringin Makmur II (BM II) Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara telan dana Rp7 miliar, hingga saat ini belum difungsikan sebagaimana peruntukan pasar tersebut.
Johan (26), salah satu warga yang tinggal di dekat pasar menyebutkan, memang diketahuinya pembangunan tersebut sudah selesai pada 2015 lalu, namun hingga saat ini belum ada satupun pedagang yang menjajakkan barang dagangannya dipasar tersebut.
“Belum di fungsikan sama sekali, setahu saya bangunan pasar itu sudah selesai akhir 2015 lalu,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, bangunan tersebut sejak selesai dikerjakan sudah tampak megah. Namun sayangnya belum difungsikan sebagaimana mestinya. Parahnya lagi banyak lampu yang hilang.
“Mungkin belum serah terima atau masih tahap pemeliharaan bangunan, kami tidak tahu. Yang pasti lampu-lampu pasar itu sudah banyak hilang,” ungkap Johan.
Sementara itu, Anggota DPRD Muratara Devi Arianto saat ditanyai mengenai kendala belum difungsikannya pasar tersebut mengatakan bahwa belum dilakukan serah terima kepada kementrian pusat.
“Belum serah terima dengan pusat, anggaran pembangunan Rp7 miliar,” ucapnya singkat
Terpisah, Ketua Pemuda Peduli Rawas Ilir (PPRI) Abdul Aziz mendesak kepada pemerintah ataupun pihak yang bertanggung jawab untuk segera memanfaatkan pasar tersebut.
“Sebaiknya pasar tersebut segera di manfaatkan, jangan sampai bangunan pasar tersebut menjadi tidak berarti sehingga menjadi mubazir anggaran dana milik negara miliaran rupiah,” desaknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, perdagangan dan Koperasi (Disperidagkop) Muratara, Hj Purnamawati Siregar saat dihubungi melalui via telpon tidak diangkat. (ain)











