Sekayu, Sumselupdate.com – Jembatan di Desa Talang Piase, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), nyaris ambruk setelah dilintasi mobil truk.
Peristiwa hampir ambruknya jembatan terjadi pada Rabu (18/5), di mana mobil truk miring lantaran lantai jembatan amblas.
Namun pasca-amblasnya Dinas PU. Bina Marga Kabupaten Muba sudah melakukan perbaikan dengan cara mengelas kembali besi dan mengganti lantai jembatan dengan papan yang baru.
Amblasnya jembatan Desa Talang Piase ini, bukan merupakan yang pertama, tetapi jembatan tersebut pernah amblas pada tahun 2013.
Jembatan besi yang berlantaikan kayu tersebut, kondisi lantai maupun fisik jembatan sudah rapuh yang mengakibatkan truk pengangkut batu koral tersebut nyaris tercebur ke sungai.
Hal tersebut dibenarkan oleh warga sekitar, setelah mengalami ambruk pada tahun 2013, jembatan Sungai Piase sempat diperbaiki Pemkab Muba, namun pengerjaannya terkesan asal jadi.
“Hanya dilas menggunakan besi lama dan mengganti papan lantai jembatan. Sehingga baru memasuki umur ketiga tahun jembatan kembali rusak,’’ ungkap Irwansyah, warga Piase Jumat (20/5).
Dikatakannya, kalau jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga Desa Piase untuk keluar masuk desa. Jika jembatan terputus, maka warga akan kesulitan untuk keluar masuk desa.
“Jembatan ini sangat vital bagi kami, kalau terputus seperti ini, jelas kami warga kesulitan untuk keluar masuk desa, terutama anak sekolah,“ tambahnya.
Kepala Dinas PU Bina Marga Muba Ali Badri melalui Kepala Bidang Pemeliharaan jalan dan jembatan H. Ardi Arfani mengatakan, segera melakukan tanggap darurat terkait amblasnya jembatan di desa Piase.
“Sementara kita pakai dana tanggap darurat dahulu, Karena untuk saat ini kita belum bisa meningkatkannya menjadi jembatan beton. Sebab jembatan itu sudah kita jadwalkan pada tahun 2017 mendatang,” ujarnya kepada Sumselupdate.com via telepon seluler. (est)











