PALI, Sumselupdate.com – Terkait rencana Pemerintah Kabupaten PALI merelokasi warga Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi yang kerap diserang banjir ketika hujan deras, ternyata ada sejumlah warga yang tidak menyetujui rencana tersebut.
Seperti yang dikatakan, Yopi (27), dirinya tidak setuju jika dilakukan relokasi. ia hanya meminta kawasan pinggiran Sungai Abab ditinggikan. “Kami cuma minta ditinggikan pinggiran Sungai Abab, kemudian dibangun dam. Lagi pula, tidak strategis lokasinya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga merasa keberatan jika relokasi yang akan dilakukan letaknya tidak strategis dan ia menilai akan menyusahkan sebagian warga untuk menuju pasar dan sekitarnya.
“Lokasi tempat itu jauh dan sangat tidak strategis. Takutnya malah membuat susah warga beraktivitas, misal ke pasar. Serta kesibukan kebanyakan warga Talang Pipa di pasar tradisional Pendopo,” sambungnya.
Sebelumnya, Hardin, Lurah Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi mengaku jika saat ini baru 14 kepala keluarga yang menyetujui adanya relokasi. Untuk itu pihaknya masih menjalani proses sosialisasi ke warga Talang Pipa.
“Dari hasil sosialisasi pertama baru ada 14 kepala keluarga yang setuju direlokasi dari rencananya ada 50 warga yang direlokasi. Tapi kita akan lakukan lagi sosialisasi agar masyarakat bersedia direlokasi. Mengingat kondisi Sungai Abab yang sering meluap,” paparnya kepada Sumselupdate.com, Minggu (19/2/2017). (adj)











