Palembang,Sumselupdate.com – Peredaran dan penyalagunaan narkoba di Sumsel dinilai sudah taraf mengkhawatirkan. Seperti dikatakan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Asep Suhendar saat memimpin acara pemusnahan narkoba 1.655 butir pil ekstasi dan 875,05 gram shabu, Jumat (27/1/2017).
Brigjen Asep Suhendar menilai,peredaran dan penyalagunaan narkoba di Sumsel saat ini tidak hanya diperkotaan saja melainkan sudah masuk di seluruh pelosok desa-desa. “Dalam Januari ini saja ada lima yang berhasil diungkap dengan barang-bukti sekitar Rp4,2 miliar,”terangnya.
Lanjut jendral bintang satu ini,narkoba yang masuk kewilayah Sumsel kebanyakan berasal dari negara tetangga terutama dari Malaysia masuk melalui jalur laut dan transit kewilayah Sumut dan Kepri. Termasuk adanya narkoba jenis baru yang mulai beredar di Sumsel, sedangkan untuk narkoba jenis tembakau Gorila saat belum terdeteksi.
“Karena wilayah kita banyak sungai dan melalui jalur inilah masuknya narkoba ke Indonesia, kami terus akan mendeteksi wilayah yang rawan masuknya narkoba ke Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan narkoba yang dimusnahkan ini berasal dari lima orang tersangka Muhammad Syahbani Meilansyah alias Wak Yeng, Efriyansah, Sukardi Sigit Suseno, Marsum Jefri, Ismail. (tra)











