PALI, Sumselupdate.com – H Rizal Kennedy (RK), SH yang merupakan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Selatan menegaskan tidak ada dualisme di kubu Partai berlambang ka’bah.
Pernyataan itu diungkapkan anggota DPRD Provinsi Sumsel itu saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpnan Cabang (DPC) PPP Kabupaten PALI, Minggu (15/1/2017) di Sekretariat DPC PPP PALI di bilangan Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kabupaten PALI.
“Tidak ada dualisme dalam PPP. Berdasarkan UU no 10 tahun 2016, parpol yang diakui pemerintah adalah parpol yang mendapat SK dari Menkumham. Sedangkan pihak sebelah yang mengatasnamakan PPP hanyalah organisasi biasa, karena mereka tidak mengantongi SK Menkumham,” tegas putra daerah Desa Purun itu.
Rizal Kennedy juga menjelaskan bahwa kepengurusan yang diakui oleh pemerintah adalah kepengurusan yang dipimpin oleh H Romahurmuziy lewat Muktamar Islam Pondok Gede.
“Selepas itu, rangkaian kegiatan PPP berlanjut ke Musyawarah Wilayah (Muswil) dengan ketua H Agus Sutikno, dan Musyawarah Cabang (Muscab) Kabupaten PALI dengan ketua Hairul Mursalin. Dan alhamdulillah, 17 kabupaten/kota di Sumsel telah selesai dan dilantik. Untuk itu, dalam musancab di Kabupaten PALI ini merupakan rangkaian konsolidasi partai hingga ke tingkat ranting,” ucap Rizal.
Dalam kesempatan itu, Rizal kembali menegaskan kepada seluruh kader PPP di Kabupaten PALI untuk aktif serta loyal terhadap partai.
“Jangan sampai, ketika hendak pemilihan saja maka seluruh kader menunjukkan batang hidungnya. Saya tidak ingin lagi mendengar hal seperti itu. Karena, kita memiliki agenda dan program besar, yakni tahun 2017 merupakan tahun konsolidasi, 2018 tahun seleksi dan 2019 tahun pemilu. Saya berharap seluruh kader PPP PALI untuk sama-sama membesarkan PPP di Bumi Serepat Serasan. Dengan target masuk tiga besar,” tukasnya. (adj)











