PPP Gagal Lolos ke Senayan, Pimpinan dan Elite Diminta untuk Minta Maaf dan Mundur

Writer: - Senin, 17 Juni 2024
Zainut Tauhid Sa'adi. (Kementerian Agama)

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Zainut Tauhid Sa’adi mengaku sangat prihatin atas gagalnya PPP lolos ke parlemen periode 2024-2029.

Menurut Zainut, pimpinan dan elite PPP seharusnya segera menyampaikan permintaan maaf kepada publik karena gagal mengantar PPP kembali masuk ke Senayan.

Read More

“Kepada pimpinan dan elite PPP agar segera meminta maaf secara terbuka kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas tidak lolosnya PPP pada ambang batas Pemilu 2024. Dan akan lebih bijak jika permohonan maaf itu disertai dengan pernyataan pengunduran diri elite tertinggi partai dari jabatannya secara ikhlas dan legawa,” ujar Zainut kepada wartawan, Minggu (16/6/2024).

Zainut mengatakan, gagalnya PPP masuk Senayan menjadi musibah besar bagi seluruh kader dan simpatisan partai berlambang kakbah itu yang selama ini setia dan istikamah (konsisten) memberikan kepercayaan kepada PPP sebagai wadah perjuangan dan penyalur aspirasi politiknya.

Menurut dia, keterpurukan suara PPP adalah sebuah harga yang harus dibayar oleh para pimpinan dan elite partainya yang tidak memiliki kepekaan terhadap perasaan publik.

Dia menilai hal tersebut tercermin dari ketidakmampuan para pemimpin dan elite mengelola konflik internal partai dengan baik, bahkan sebagian dari elitenya memiliki kegemaran mempertontonkan konflik secara terbuka di depan publik.

“Wajar jika publik memberikan hukuman dengan tidak memilih PPP di Pemilu 2024, karena muak melihat partai yang mengusung jargon agama tetapi hobinya sering berkonflik,” tandas dia.

Zainut pun mengimbau kepada pimpinan, elite dan kader PPP di semua tingkatan untuk tidak saling menyalahkan dan mencari biang kerok dari keterpurukan PPP. Apalagi, kata dia, melakukan tindakan destruktif yang justru dapat merusak citra PPP.

“Segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat tali silaturahmi, membangun persaudaraan untuk membangkitkan moral kader dan simpatisan PPP di tingkat akar rumput,” tutur dia.

Selain itu, kata Zainut, pimpinan dan elite PPP segera melakukan refleksi secara mendalam atas musibah ini agar dapat mencari solusi yang tepat untuk membangun kembali PPP pada masa yang akan datang.

“Saya juga minta agar elite politiknya jangan memberikan pernyataan kontroversial, yang dapat mengundang polemik yang tidak produktif,” pungkas Zainut. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts