Paripurna Tetap Lancar, DPRD Babel Soroti Pengangguran dan Kesejahteraan Rakyat

Writer: - Jumat, 23 Mei 2025
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Sidang II Tahun Sidang I. (Sumselupdate.com/ Ist)

Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya digelar meski sempat tertunda dua kali akibat absennya Gubernur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (24/5/2025).

Dipimpin Wakil Ketua DPRD Edy Nasapta, rapat beragenda penyampaian laporan hasil reses dari tujuh dapil itu tetap dilanjutkan sebagai bentuk penghormatan atas kerja dewan dan tanggung jawab terhadap masyarakat.

Read More

Laporan hasil reses dari tujuh daerah pemilihan (dapil) tidak dibacakan secara lengkap, melainkan diserahkan langsung kepada pimpinan sidang.

“Penyerahan laporan hasil reses ini sudah lazim. Memang tidak dibacakan karena cukup tebal. Sebelumnya juga begitu, hanya diserahkan,” jelas Edy Nasapta kepada awak media usai sidang.

Edy menyoroti sejumlah isu penting yang terungkap dalam laporan reses, terutama tingginya angka pengangguran dan menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat. “Masalah pengangguran tinggi dan kesejahteraan yang menurun menjadi perhatian serius dan harus segera ditangani oleh Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Keputusan untuk tetap melanjutkan Rapat Paripurna, menurut Edy, merupakan bentuk penghargaan terhadap kerja keras anggota dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat langsung di lapangan. Ia juga mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih menghargai forum resmi DPRD.

“Rapat sempat ditunda dua kali, tapi kami menghargai hasil kerja anggota DPRD. Ini hari terakhir penyampaian, jadi kami putuskan untuk tetap melanjutkan,” ujarnya.

“Kami sudah mengimbau OPD agar lebih menghargai sidang dan rapat-rapat DPRD. Jangan dianggap sepele,” tambahnya.

Meskipun kecewa atas ketidakhadiran kepala daerah, Edy menekankan bahwa DPRD tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat.

“Kami kesampingkan ego. Jika hanya karena ketidakhadiran kepala daerah lalu rapat dibatalkan, itu tidak adil bagi masyarakat. Kami lanjutkan Paripurna ini sebagai bentuk tanggung jawab,” tutup Edy.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts