Kabul – Para militan Taliban menewaskan setidaknya 50 tentara Afghanistan dalam serangan penembakan dan bom bunuh diri di sebuah pangkalan militer di wilayah Afghanistan utara. Dalam aksinya, para militan menyamar dengan mengenakan seragam militer Afghan.
Kementerian Pertahanan Afghan menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/4/2017), dua militan melakukan aksi bom bunuh diri dan tujuh militan tewas dalam serangan di dekat kota Mazar-i-Sharif pada Jumat (21/4/2017) waktu setempat. Serangan tersebut berlangsung beberapa jam dan menargetkan para tentara di sebuah masjid dan tempat makan.
Juru bicara militer AS mengatakan, lebih dari 50 tentara Afghan tewas dalam serangan yang diklaim oleh kelompok radikal Taliban tersebut. Namun menurut pejabat-pejabat Afghan, jumlah korban jiwa sebanyak delapan tentara dengan 11 tentara luka-luka.
Seorang militan ditangkap dalam serangan tersebut. Jenderal John Nicholson, komandan tertinggi AS di Afghanistan, memuji pasukan komando Afghan yang berhasil menyudahi penyerangan tersebut.
Dalam insiden itu, sejumlah helikopter militer tampak terbang berputar-putar di atas pangkalan militer tersebut. Fasilitas yang berada di provinsi Balk tersebut merupakan basis Korps ke-209 militer Afghanistan.
Sebelumnya pada awal Maret lalu, sekelompok pria bersenjata yang menyamar sebagai dokter, menyerang rumah sakit Sardar Daud Khan — rumah sakit militer terbesar di Afghanistan — di Kabul. Menurut pejabat-pejabat Afghan, 50 orang tewas dalam serangan itu. Namun sumber-sumber keamanan dan korban yang selamat mengatakan kepada AFP, bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam serangan tersebut. Kelompok radikal ISIS kemudian mengklaim mendalangi serangan tersebut. (Adm3)











