34 TKS Disdikbud Ogan Ilir Dirumahkan?

Laporan : Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Tak ada angin tak ada hujan, sebanyak 34 Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Ogan Ilir (OI), dikabarkan dirumahkan terhitung sejak 1 Januari 2021 sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Mn, salah satu TKS yang mengaku dirumahkan, Selasa (29/12/2020). Menurutnya, usai rapat yang dilakukan petinggi Disdikbud OI, ada pengumuman dari mulut ke mulut bahwa 34 TKS dirumahkan sejak 1 Januari 2021.

“Ya saya juga dengar dari mulut ke mulut, belum dapat suratnya. Tak ada sebab musabab, tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba kami dirumahkan alias dilengserkan sebagai TKS, entah alasannya apa. Padahal saya sudah tujuh tahun bekerja di sini dengan gaji Rp700.000 perbulan, kalau dipikirkan gaji kecil, tapikan saya sering disuruh mengetik atau mengantarkan berkas, ya alhamdulillah ada ongkirnya. Apalagi sebentar lagi mau menikah, jadi bingung mau mencari pekerjaan kemana?,” keluh kesahnya.

Lain lagi dengan temannya yang sudah lebih dari 10 tahun bekerja di Disdikbud OI. Meskipun bekerja merupakan SK kepala dinas, namun ia sangat mengharapkan jika kedepan ada pengangkatan tenaga honor menjadi ASN.

“Sayang sudah bekerja 10 tahun, tapi tiba-tiba diputus begini melalui kabar dari mulut ke mulut, maunya apa sih. Apakah keputusan ini bulat?, kami sebagai TKS sangat dirugikan, entah kapan disuruh masuk bekerja lagi,” keluhnya.

Terpisah Kadisdikbud OI DR Ariyanto belum bisa dihubungi terkait berita ini, saat didatangi ke kantornya tidak berada di tempat dan ponselnya aktif, namun tidak mengangkat telpon bahkan sms pun tidak dibalas.

Senada DR Ariyanto, Sekretaris Disdikbud OI Heriyanto juga belum bisa dihubungi terkait hal tersebut. Ponselnya aktif namun tidak mengangkat telpon bahkan sms pun tidak dibalas. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.