Urai Kemacetan, Polresta Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Enam Titik 

Kamis, 28 September 2017
Kasat Lantas, Kompol Yudha Widyatama saat memaparkan Rekayasa Lalin.

Palembang, Sumselupdate.com – Satuan Lalu Lintas Polresta Palembang mencoba mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Basuki Rahmat hingga R Sukamto, Satlantas Polresta Palembang bersama pihak terkait melakukan uji coba rekayas lalu lintas di Traffic Light simpang empat Angkatan 66 Palembang.

Kasatlantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Wiratama menjelaskan, untuk lajur kendaraan dari arah Simpang Polda dan Patal akan melaju secara bersamaan pada saat lampu hijau menyala.

Read More

Sedangkan, untuk kendaraan dari arah Polda tidak bisa belok langsung ke Sekip begitu juga dari Patal tidak bisa langsung menuju Angkatan 66.

“Sedangkan untuk kendaraan yang menuju  ke arah Sekip dan Angkatan 66 ada putaran tapi memang agak jauh. Kalau mau pangkas jalan bisa mau lewat jalan kecil di kawasan tersebut lalu bisa langsung lurus,” jelasnya.
Dikatakan Yudha, rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan berdampak cukup efektif untuk mengurai kemacetan yang mengular tiap hari. Sebab, dengan rekayasa lalin baru ini dapat memangkas waktu hingga 100 detik.
“Saat kita terapkan rekayasa ini, ada 100 detik yang hilang dengan apil hijau bersamaan. Dua hari ini cukup efektif. Ekor kendaraan yang mengular tidak begitu jauh,” ujarnya.
Namun, lanjut Kasat Lantas Polresta ini. Untuk sementara waktu memang masih banyak warga yang kurang paham dengan rute baru itu.
“Maka dari itu ada tiga orang personel yang disiagakan. Untuk seminggu ini akan kita ujicobakan dulu. Rekayasa Lalunitas baru ini sangat efektif, terbukti kendaraan tidak terlalu panjang lagi macetnya,” tandasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tidak hanya di Simpang Angkatan 66, pihaknya bersama Dinas Perhubungan, dan Organda juga akan segera melakukan rekayasa lalin di enam titik yang juga jadi langganan macet di kota pempek seperti, Ampera-7 Ulu,  Simpang IP- Charitas, Pasar KM 5-polda Bukit Kecil- Bukit Taman, Simpang Patal -Harapan Kuto dan Simpang Kebun Sayur-Patal.
“Selain itu, ada enam titik lagi yang jadi fokus kita untuk rekayasa lalin. Usai Angkatan 66 kita prioritaskan Simpang IP dan Bukit,” katanya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts