20 Kecamatan di OKU Timur Bakal Miliki Kampung KB

Senin, 20 Februari 2017

Martapura, Sumselupdate.com – Untuk menekan angka pertumbuhan penduduk dan mendukung program pemerintah dalam menciptakan keluarga kecil sejahtera, sebanyak 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur akan memiliki kampung KB.

Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, Hj Rusmiyati Kholid, dalam sambutannya pada acara Pembentukan Kampung KB tingkat Kecamatan Se-Sumsel dan Pencanangan Bhakti Sosial TNI BK-kes 2017 di Desa Campang Tiga Ilir, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Senin (20/2/2017).

Read More

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BKKN RI dr Surya Candra Surapaty, MPH, Bupati OKU Timur HM Kholid MD, Kepala BKKBN Sumsel Drs Waspi, Kepala Dinas PPKB kabupaten/kota se-Sumsel, serta unsur muspida.

Rusmiyati berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan antusias masyarakat dalam mengikuti program KB, mulai dari tingkat desa hingga perkotaan, sesuai dengan program pemerintah dalam menekan meningkatnya angka pertumbuhan kependudukan.

“Tujuan utama program ini membentuk keluarga kecil bahagia dan berkualitas, 2016 lalu telah dicanangkan Kampung KB di tiap kabupaten dan di OKU Timur sudah membentuk di Kecamatan Jayapura. Tahun ini akan dibentuk Kampung KB di tiap kecamatan sehingga kedepan akan memiliki 20 Kampung KB sesuai jumlah kecamatan yang ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKKBN RI dr Surya Chandra berharap agar seluruh penggerak KB yang ada di Sumsel dalam melakukan pengelolaan kampung KB dengan serius, mengingat program pemerintah saat ini adalah untuk menekan pertumbuhan penduduk.

“Dikhawatirkan tahun-tahun selanjutnya akan terjadi pertumbuhan penduduk sangat tinggi jika tidak dilakukan upaya penekanan dari saat ini. Tingginya pertumbuhan penduduk tentu saja akan mengancam ketahanan pangan nasional,” katanya.

Dia meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadi motivator dalam menyampaikan pentingnya mengikuti program KB tersebut. Keberadaan Kampung KB yang telah diresmikan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga program yang dirancang tidak sia-sia.

Sedangkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan bahwa program KB di OKU Timur saat ini masih bersifat jangka pendek, yang sebagian besar masih menggunakan pil dan kondom. Dia berharap masyarakat dapat mengikuti program KB jangka panjang sehingga apa yang diprogramkan oleh pemerintah pusat benar-benar bisa tercapai.

“OKU Timur dalam hal KB ini masih mengalami kekurangan dokter harapan, ke depan tentunya ada dokter khusus yang bisa menerapkan MOP tersebut,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana OKU Timur Juwairiyah SE MM dalam sambutannya mengatakan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan peralatan KB, serta benih padi dan jagung.

Selain itu, digelar juga pelayanan kesehatan gratis mulai dari KB gratis, berupa IUD, implant suntik, pil dan kondom bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur. “Kita juga melayani kesehatan secara gratis, sunatan massal, pemeriksaan golongan darah dan pameran UPPks,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan kepada masyarakat berupa IUD, benih jagung sebanyak 15,5 ton untuk lahan seluas 1.035 hektare, benih padi sebanyak 12,5 ton untuk lahan seluas 500 Ha dan bantuan pembuatan WC untuk 200 kepala keluarga di 20 kecamatan. (yul)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts