Muratara, Sumselupdate.com – Sebanyak 17 warga Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Lonjakan warga Muratara yang terjangkit virus Corona tersebut berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/5/2020).
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut mengatakan, pasien positif Corona yang terbaru terdapat kaitan sangat erat dalam satu kluster atau kelompok yang terjangkit.
Seperti kasus 01, 03, dan kasus 04 merupakan anak, ayah dan ibu. Kemudian kasus 07 dan kasus 08 merupakan anak-ibu.
Hal ini menunjukkan bahwa kontak antara terjangkit dengan orang lain dalam satu keluarga sangat besar peluangnya. Demikian juga kasus 18 dan kasus memiliki hubungan menantu dan mertua.
Maka dari itu, Susyanto Tunut mengimbau masyarakat untuk secara sukarela dan ikhlas mengikuti isolasi atau karantina yang dilakukan oleh Gugus Tugas. sehingga penularan dapat dihindari.
“Jika kita sayang dengan keluarga dan masyarakat harus rela untuk mengikuti karantina,” katanya melalui press release, Rabu (20/5/2020) malam.
Dia menambahkan bahwa Tim Gugus Tugas telah mengambil langkah-langkah tracking dengan mendatangi rumah orang tanpa gejala (OTG) dan mendata kemungkinan kontak erat dengan OTG selama beberapa waktu terakhir.
Hasil tracking menunjukkan ada 64 anggota keluarga yang diduga kontak erat dengan OTG.
34 orang di antaranya sudah dilakukan pengambilan sampel swab. Sisanya akan dilakukan hari ini. Penyemprotan di sekitar rumah OTG yang positif juga akan dilakukan.
Dia berharap bantuan dan kerjasama dari keluarga dan warga sekitar yang merasa pernah kontak dengan para OTG yang hasil pemeriksaan swab-nya positif tersebut dalam waktu 14 hari terakhir untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan jika diperlukan dilakukan rapid test maupun swab test.
Gugus Tugas juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan bersama sama mendukung pasien dan keluarga.
Ditegaskannya, Covid-19 bukan aib sehingga penderitanya tidak perlu dibenci atau direndahkan. Justru harus diberi dukungan agar bersedia dikarantina atau isolasi mandiri.
“Kita berdoa kepada Allah subhanahu wata’ala semoga hasil tracking dan rapid test maupun swab test nanti hasilnya negatif. Tetap menjaga kewaspadaan terhadap paparan Covid-19 di tengah tengah kita. Tetap patuhi protokol pencegahan Covid-19: Jaga Jarak, selalu cuci tangan dengan sabun, selalu pakai masker bila keluar rumah, dan lakukan prilaku hidup sehat. Bersatu kita lawan Covid 19, hindarkan hoaks, fitnah, dan provokasi,” pungkasnya. (ain)











