16 Tahun Berpisah, Alumni FKIP Fisika Universitas PGRI Angkatan 2002 Gelar Reuni

Puluhan alumni FKIP Fisika Universitas PGRI yang telah berpisah selama 16 tahun lamanya berfoto bersama dalam reuni di hutan wisata Punti Kayu Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Momen di Hari Raya Idul fitri 1439 Hijriah, selalu dijadikan ajang bersilaturahmi bagi sanak dan keluarga.

Tidak terkecuali alumni FKIP Fisika Universitas PGRI yang telah berpisah selama 16 tahun lamanya.

Read More

Puluhan Alumni Fisika angkatan 2002 bertemu kembali dalam reuni makan bersama di kawasan hutan wisata Punti Kayu Palembang, Senin (18/6/2018).

Ungkapan rasa rindu mengenang masa-masa duduk di bangku kuliah terasa hangat disertai tangisan bahagia bisa bertemu rekan seperjuangan ketika menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan.

Ketua Panitia Reuni FKIP Fisika, Yudiansyah mengatakan, kegiatan ini bisa terjadi bukan spontan namun melalui komunikasi instan selama satu bulan.

Alhamdulilah momen lebaran ini teman-teman FKIP Fisika angkatan 2002 bisa meluangkan waktu hingga dapat berkumpul,” ungkap Yudi dengan rasa haru.

Dia berharap silahturahmi pertama ini menjadi awal untuk terus menjalin silahturahmi selanjutnya.

“Saat berkumpul bersama terasa memiliki keluarga baru, semua kawan-kawan  berbagi kisah dan kenangan semasa kuliah di Universitas PGRI Palembang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kusmoyo mengatakan, melalui kegiatan makan bersama bisa kembali bertemu dengan teman-teman yang sudah terpisah enam belas tahun dan banyak sekali perubahan yang terjadi.

“Saya dahulu jarang aktif kumpul bersama teman-teman ketika kuliah, ketika reuni ini saya senang sekali bisa bertemu kembali,” ujar bos Honda ini

Rika Afriyanti selaku koordinator lapangan reuni mengungkapkan, silahturahmi ini terbentuk berkat adanya media sosial setelah berteman di media sosial terjalin komunikasi satu sama lain, hingga membentuk group alumni Fisika Kelas A.

“Terima kasih teman-teman telah meluangkan waktu, ternyata jarak teman yang jauh tak menyurutkan niat untuk berkumpul. Ada yang dari Lahat, Jambi, Lubuklinggau, dan teman-teman dari Palembang,” kata ibu yang akrab dipanggil Jodha ini.

Senada dikatakan Rika, Inte, Erly, Kusmoyo, Purnama, Desy, Yudi, Umi, Mbak Sum, Hani, hingga Mimot
berharap semoga ke depannya bisa berkumpul dengan teman seangkatan. (yud)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.