PALI, sumselupdate.com – Tunggakan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Kabupaten PALI, selama satu sampai dua bulan lebih mencapai angka Rp1,6 Milyar.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) rayon Pendopo, Iman Aswilton, ST mengatakan ada sebanyak 1.956 pelanggan yang menunggak dua bulan lebih atau berjalan ke tiga bulan.
“Ada sebanyak 1.956 pelanggan yang menunggak dua bulan lebih atau berjalan pada bulan ketiga, dan ada 12.296 pelanggan yang berjalan satu bulan lebih. Dengan total tunggakan sebesar Rp1,6 Milyar,” ungkap Iman.
Adapun upaya yang dilakukan, lanjut Iman, selain melakukan sosialisasi melalui Media Sosial (Medsos), dan juga pihaknya menurunkan petugas lapangan untuk mengingatkan pelanggan agar membayar listrik tepat waktu.
“Kita juga melakukan sosialisasi dan pendekatan dengan Pemdes dan BPD, serta meminta dukungan dan koordinasi dengan stakeholder atau Pemkab, mengingat 10 persen taglis dari yang dibayarkan pelanggan jadi PAD untuk Pemkab setempat,” urainya.
Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa saat ini pengguna KWH (meteran-red) pasca bayar cukup banyak dari pada pengguna KWH prabayar.
“60 persen masih menggunkan pasca bayar dan 40 persen telah menggunakan kwh token atau prabayar. Jadi yang dapat dimasukkan pada APD itu saat dilakukan pembayaran,” pungkasnya. (ans)











