Muaraenim, Sumselupdate.com — Kabupaten Muaraenim menghadapi ancaman banjir dan longsor akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Kepala BPBD Kabupaten Muaraenim, Abdurrozieq Putra, mengimbau masyarakat untuk waspada dan menjaga lingkungan.
“Curah hujan di wilayah Kabupaten Muaraenim cukup deras. Artinya masyarakat harus waspada akan potensi banjir dan longsor,” kata Abdurrozieq, Rabu (10/01/2023).
Abdurrozieq menuturkan, daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor antara lain kawasan bantaran sungai, Kecamatan Lawang Kidul, Kecamatan Ujan Mas, Kecamatan Gunung Megang, Kecamatan Belimbing, dan Kecamatan Muara Enim.
“Kami mengingatkan kepada warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk berhati-hati. Jangan membuang sampah sembarangan. Perhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar. Jika ada tanda-tanda bahaya, segera menghubungi BPBD atau pihak terkait,” ujarnya.
Abdurrozieq juga mengatakan, BPBD Kabupaten Muaraenim telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan penanggulangan bencana. Ia menyebutkan, ada empat rumah yang terdampak akibat longsor di wilayah Tungkal, Kecamatan Muara Enim, akibat luapan aliran Sungai Enim.
“Kami sudah mengevakuasi warga yang terdampak dan memberikan bantuan. Kami juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait. Kami berharap tidak ada lagi bencana yang menimpa masyarakat Muaraenim,” pungkasnya.











