Waspada! Ancaman Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta, Sumselupdate.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mereformasi diri secara total. Polri juga diminta mewaspadai potensi ancaman stabilitas keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak.

“Jajaran Polri harus terus mereformasi diri secara total, selalu berupaya memperbaiki diri untuk lebih profesional dan modern, ubah semua kelemahan menjadi sebuah kekuatan,” kata Jokowi saat memberi amanat di upacara HUT ke-74 Bhayangkara Polri di Istana Kepresidenan, yang disiarkan live di YouTube Setpres, Rabu (1/7/2020).

Read More

Jokowi mengingatkan tugas Polri ke depan, salah satunya Pilkada 2020 pada akhir Desember. Jokowi meminta Polri menjaga keamanan masyarakat Indonesia. “Saya ingatkan bahwa Polri akan hadapi tantangan yang semakin berat dan semakin kompleks. Mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, kejahatan berimplikasi kontingensi sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara. Potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu diwaspadai, terutama menjelang Pilkada serentak di akhir tahun 2020 di bulan Desember,” ujarnya.

Kendati demikian, Jokowi juga meminta Polri tetap mengikuti protokol kesehatan saat bertugas. Dia yakin Polri-TNI serta jajaran pengawas pemilu mampu mengatasi dan menjalankan tugas dengan baik.

Selain tugas yang sama dilakukan di Pilkada Serentak 2017 dan 2019, kali ini juga harus menjaga protokol kesehatan. Saya tahu tugas ini tak mudah, namun saya yakin Polri TNI serta penyelenggara dan pengawas pemilu akan mampu menjalankan tugas ini dengan baik,” ucapnya.(adm/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.