Warga Tri Angun Jaya Mura Tewas Diinjak Gajah Liar

Jumat, 30 Juli 2021
Ilustrasi gajah liar mengamuk.

Laporan : Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Asi Yos Mura (43), warga Desa Tri Angun Jaya (Sp 5 HTI), Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Asi Yos Mura ditemukan tewas diinjak gajah liar. Jasad korban ditemukan meninggal dunia lebih kurang seratus  meter dari pondok korban, Kamis (29/7/2021), sekitar pukul 23.00 WIB.

Jenazah korban ditemukan setelah tiga hari dikabarkan menghilang. Dugaan nyawa korban melayang akibat diamuk gajah liar lantaran di dekat jasad korban ditemukan banyak bekas kaki dan kotoran gajah.

Selain itu, saat ditemukan jasad korban dalam kondisi lebam dan membengkak.

“Kalau dilihat dari jasadnya yang sudah bengkak melepuh, diperkirakan korban meninggal dunia sudah sejak tiga hari lalu. Saat ditemukan di sekitar TKP, banyak bekas telapak kaki gajah dan sejumlah kotoran gajah pun ada di sekitar lokasi. Bahkan, dari penemuan senter milik korban berjarak lebih kurang sepuluh meter,” kata Adi Pranata selah seorang keluarga korban.

Kondisi jasad Asi Yos Mura saat pertama kali ditemukan.

Sementara itu warga lainnya, Andi menuturkan diperkirakan kawanan  gajah muncul sejak setengah bulan terakhir. Dan kawanan  gajah tersebut kerap berkeliaran di sekitar perkebunan milik warga.

“Kemungkinan korban meninggal dunia karena diserang gerombolan gajah yang kerap berkeliaran di wilayah sini,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kawanan  gajah liar tersebut tak hanya memakan korban jiwa, namun juga merusak sejumlah pondok tempat para petani berladang serta merusak sejumlah lahan perkebunan yang sedang digarap petani.

“Memang masih banyak gajah liar di sini. Bahkan ada wilayah di kawasan ini yang memang disiapkan untuk konservasi,” jelasnya.

Masyarakat berharap kepada pemerintah maupun pihak keamanan khususnya petugas Resort Semangus Pada UPTD KPHP Wilayah XII Sumsel dapat mengembalikan kawanan gajah ke habitat konservasi sehingga tidak berkeliaran di perkebunan warga dan mencegah adanya korban jiwa.

“Kami masyarakat Desa Tri Angun Jaya berharap kepada pemerintah agar dapat segera turun tangan untuk mengatasi gajah yang kerap berkeliaran di perkebunan kami, jangan sampai ada korban berikutnya,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Mura AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Ujang Abu Rahmat didampingi Kapospol Bumi Makmur Aiptu Edi Gumay saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Laporannya sudah kami terima. Sekarang kami sedang melakukan pengecekan di TKP,” jelas Kapolsek, Jumat (30/7/2021).

Sementara itu, Camat Muara Lakitan Hermansyah, mengatakan pihaknya bersama kepolisian sedang mengecek informasi tersebut.

Dijelaskan Camat, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya warga yang diinjak gajah. “Kalau ada laporan kami bisa lakukan cek di lokasi,” jelasnya. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts