Muaraenim, Sumselupdate.com –Kasus warga yang tewas diserempet kereta api di wilayah hukum Polres Muaraenim kembali terjadi. Jika sebelumnya menimpa penjaga lintasan rel bernama Meiki Alpiko (22), warga Jalan Tanggamus, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih, Kota Prabumulih.
Kali ini menimpa Darmin (65), warga Dusun II, Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim.
Korban tewas setelah disambar KA Serelo jurusan Kertapati-Lubuklinggau yang datang dari arah Prabumulih menuju Muaraenim.
Peristiwa itu terjadi Jumat (29/4), sekitar pukul 13.00, di jembatan KA di Desa Muara Gula.
Akibat kejadian itu korban tewas di lokasi kejadian dengan luka di bagian belakang kepala.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke RSUD Dr HM Rabain Muaraenim.
Saksi mata di lokasi kejadian, Sandi (22), yang bekerja memperbaiki rel kereta api mengatakan, sebelum kejadian melihat korban pulang dari sawah. Saat dalam perjalanan pulang korban melalui jalur kereta api.
Pekerja yang memperbaiki rel tersebut sempat berteriak memperingatkan korban kalau ada KA yang akan lewat.
Korban tidak mengetahui kedatangan KA Serelo langsung ditabrak hingga tubuh korban terpental.
“Kami teriak ada sepur tapi korban tidak melihat ke belakang adanya kereta api,” ujarnya.
Akibat benturan keras setelah ditabrak KA Serelo, korban mengalami luka di bagian belakang kepala hingga meregang nyawa di lokasi kejadian.
Saksi yang melihat kejadian tersebut langsung memberitahukan warga dan langsung melakukan evakuasi korban dilarikan ke RSUD dr HM Rabain Muaraenim untuk divisum.
Kapolres Muaraeim AKBP Nuryanto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Irwanto SIK didampangi Kanit Pidum Ipda Alfian mengatakan, korban pulang dari sawah habis panen padi dan pamitan sama menantunya pulang. Ketika dalam perjalan pulang korban ditrabrak kereta penumpang.
“Kasusnya sudah ditangani tim indentikasi sudah melakukan visum tubuh korban dan kasusnya ditangani unit pidsus, jelas Alfian. (lip)











