Banyuasin, Sumselupdate.com – Warga Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, harus menantang maut jika harus pergi keluar desa.
Pasalnya, ruas jembatan di desa tersebut rusak parah. Letak jembatan yang sekitar 300 meter dari kantor camat ini, lantainya sudah keropos.
Lantai jembatan yang terbuat dari seng baja sudah bolong-bolong termakan usia. Baik pejalan kaki maupun sepeda motor sangat hati-hati saat melintasi jembatan ini.
Kepala Desa (Kades) Tanjung Lago, Hazairin mengatakan, jalan tersebut sudah cukup lama rusak.
Rusaknya jembatan, menurut dia, mengakibatkan sudah beberapa kali pengendara sepeda motor terperosok jatuh ke sungai.
Tak pelak, rusaknya jembatan tersebut membuat warga kesulitan beraktifitas terutama yang membawa sepeda motor.
“Ini ‘kan jalan kecamatan yang setiap hari digunakan warga. Kami berharap ada kepedulian dari dinas terkait untuk memperbaiki jembatan ini. Jangan sampai ada warga yang menjadi korban terperosok,” ujarnya.
Senada dikatakan Irawan, warga lainnya. Menurut dia, warga kesulitan keluar desa apalagi saat turun hujan, badan jembatan RT 12 tersebut menjadi licin dan sangat sulit dilalui.
Dikatakannya, rusaknya jembatan membuat warga terpaksa menggunakan perahu untuk menyebrang, sehingga membutuhkan biaya dan waktu ekstra.
Dia berharap segera dilakukan perbaikan, sebab jembatan yang memiliki lebar sekitar lima meter ini, salah satu akses warga yang biasa lalu lalang di kawasan tersebut. (zis)











