Yogyakarta, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terus menggaungkan program Sumsel Health Tourism sebagai salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Sumsel. Kali ini, sosialisasi dilakukan kepada Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumsel dan masyarakat Sumsel di Yogyakarta yang dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus IKPM Sumsel Yogyakarta periode 2026–2028 di The Alana Hotel and Convention Center, Jumat (3/7/2026).
Menurut Herman Deru, program Sumsel Health Tourism merupakan bagian dari visi “Sumsel Maju untuk Semua” yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga diarahkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya serius menyosialisasikan program ini di berbagai daerah yang banyak dihuni masyarakat Sumsel. Saya ingin seluruh masyarakat Sumsel, termasuk mahasiswa yang sedang menimba ilmu di luar daerah, mengetahui dan memahami arah pembangunan yang sedang kita lakukan,” ujarnya.
Herman Deru mengatakan Yogyakarta dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena menjadi salah satu kota dengan jumlah mahasiswa asal Sumsel yang cukup besar.
“Yogyakarta adalah kota pendidikan. Di sini banyak putra-putri terbaik Sumsel yang sedang belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Saya ingin kalian mengetahui bahwa Sumsel saat ini sedang bergerak dan terus berbenah, termasuk dalam mewujudkan cita-cita sebagai Provinsi Health Tourism,” katanya.
Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu memberikan ide, gagasan, dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, potensi tersebut harus didukung sumber daya manusia yang unggul agar dapat dikelola secara optimal.
“Banyak yang mengatakan Sumsel kaya. Kaya sumber daya alam, kaya potensi, dan kaya budaya. Namun, apabila kekayaan itu tidak dikelola dengan benar dan tidak dibekali ilmu pengetahuan, pada akhirnya akan dikelola oleh orang lain. Karena itu, kalianlah yang harus mempersiapkan diri menjadi pengelola kekayaan daerah sendiri,” tegasnya.
Herman Deru juga mengingatkan mahasiswa asal Sumsel agar tetap memiliki rasa memiliki terhadap daerah asal meski sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Tanamkan rasa memiliki yang tinggi terhadap Sumsel. Jika saat ini kalian sedang belajar atau bahkan nantinya mengabdi di tempat lain, paling tidak sumbangkan pemikiran, ide, dan kontribusi untuk membangun Sumsel. Kita harus bangga menjadi orang Sumsel,” ujarnya.
Selain mengajak mahasiswa menjadi duta pembangunan, Herman Deru juga meminta mereka turut mempromosikan berbagai kemajuan Sumsel, termasuk sektor kesehatan yang terus berkembang.
“Program Health Tourism ini bukan sekadar slogan. Kita ingin membangun kepercayaan masyarakat bahwa pelayanan kesehatan di Sumsel mampu memberikan pelayanan terbaik. Kita ingin masyarakat tidak lagi berpikir harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, keberanian, serta menjunjung tinggi adab dan akhlak.
“Jagalah nama baik Sumsel. Tunjukkan bahwa orang Sumsel adalah orang-orang yang memiliki integritas, semangat, dan mampu bersaing di mana pun berada,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum IKPM Sumsel Yogyakarta, Thomas Antoni, mengapresiasi kehadiran Gubernur Sumsel yang secara langsung mengukuhkan kepengurusan IKPM dan memberikan motivasi kepada mahasiswa asal Sumsel.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang selalu memberikan perhatian kepada mahasiswa Sumsel. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi bagi daerah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, dr. Trismawarman, memaparkan berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mewujudkan Sumsel sebagai destinasi Health Tourism, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, penguatan sumber daya manusia, hingga penyediaan layanan unggulan seperti Medical Check Up (MCU).
Melalui dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, Pemerintah Provinsi Sumsel optimistis Sumsel Health Tourism dapat berkembang menjadi salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia.
(**)











